Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Bacaan Niat Puasa Syawal dan Ketentuannya
1 April 2025 16:57 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Puasa Syawal adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Jika ingin melaksanakannya, umat muslim perlu mengetahui bacaan niat puasa Syawal dan ketentuannya.
ADVERTISEMENT
Bulan Syawal sudah tiba. Oleh karena itu, jika ingin menjaga momentum ibadah bulan suci Ramadan, maka puasa Syawal ini adalah jawabannya.
Ini Bacaan Niat Puasa Syawal dan Ketentuannya
Mengutip laman resmi Majelis Ulama Indonesia (https://mui.or.id/), persis satu hari setelah Idulfitri, menurut Madzhab Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan ulama lainnya, umat muslim dianjurkan melaksanakan ibadah puasa selama enam hari yang disebut dengan puasa Syawal.
Anjuran tersebut berdasarkan hadis:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
ADVERTISEMENT
Ketentuan puasa Syawal ini adalah puasa selama enam hari. Durasinya boleh berurutan ataupun tidak berurutan selama masih di bulan syawal.
Namun, bila memungkinkan, sebaiknya puasa syawal dilaksanakan satu hari setelah hari Lebaran dan berurutan, tepatnya 2-7 syawal.
Seperti ibadah lainnya, puasa Syawal harus diniati terlebih dahulu. Sesuai sabda Nabi Muhammad saw bahwa sah atau tidaknya suatu ibadah itu tergantung pada niatnya.
Niat cukup di dalam hati, tapi agar lebih mantap, ulama menganjurkan supaya niat. Selain dalam hati, juga dilafalkan lisan. Adapun niat puasa Syawal dengan ketentuan sebagai berkut.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala
ADVERTISEMENT
Sementara bagi orang yang hendak melafalkan niat sedari malam tapi tidak secara berurutan, lafal niatnya sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala.
Bacaan niat puasa Syawal cukup di dalam hati, tetapi sekali lagi agar lebih mantap, bacaan niat di atas dapat dilafalkan sebelum melaksanakan ibadah puasa Syawal. (ARD)