Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Nama Pengusaha Polandia Pemilik Kawasan Lahan Perkebunan Bandara Kualanamu
1 April 2025 18:24 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Sebelum jadi seperti sekarang, ternyata Bandara Kualanamu memiliki sejarah yang cukup panjang. Salah satu yang cukup sering ditanyakan adalah siapakah nama pengusaha Polandia yang merupakan pemilik kawasan lahan perkebunan sebelum menjadi Bandar Udara Kualanamu Medan?
ADVERTISEMENT
Pertanyaan ini sering ditanyakan karena tidak terlepas dari sejarah pembangunan bandar udara itu sendiri. Jadi, tidak heran jika sebagian orang merasa penasaran dan ingin tahu cerita di baliknya.
Siapakah Nama Pengusaha Polandia yang Merupakan Pemilik Kawasan Lahan Perkebunan Sebelum menjadi Bandar Udara Kualanamu Medan?
Mengutip dari buku Pengantar & Teori Geografi Transportasi, Dahri HI. Halek (hal 147), Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, bandar udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intar dan antar moda transportasi, yang dilemngkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya.
ADVERTISEMENT
Lalu, sebenarnya siapakah nama pengusaha Polandia yang merupakan pemilik kawasan lahan perkebunan sebelum menjadi Bandar Udara Kualanamu Medan? Jawaban dari pertanyaan ini adalah Ludwik Michalsky.
Jadi, kawasan Polonia yang kini sudah jadi bandar udara awalnya merupakan konsesi perkebunan seluas 1.100 hektare. Konsesi tersebut diberikan oleh Sultan Deli kepada investor dari Polandia yang bernama Ludwik Michalsky.
Lahan tersebut kemudian dibangun menjadi perkebunan tembakau yang memang sedang jadi komoditas primadona dunia pada saat ini. Pada akhirnya, Polonia pun berhasil menjadi bagian terpenting dalam sejarah pembangunan Medan sebagai sebuah kota.
Sejak saat itulah, Medan menjadi kota internasional yang dikunjungi dan dihuni orang dari berbagai belahan dunia. Mulai dari Belanda, Amerika, China, negara-negara Eropa, hingga india. Bahkan banyak juga yang datang sebagai pelancong maupun investor.
ADVERTISEMENT
Hal inilah yang kemudian membuat perusahaan dagang Belanda, yakni Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM), pun tertarik dengan kualitas dan profitabilitas perkebunan yang didirikan Nienhuys. NHM lalu membentuk perusahaan baru bernama Deli Maatschappij. Korporasi itu bertumbuh menjadi perusahaan tembakau pertama, terbesar, dan terpenting di kawasan Asia Tenggara.
Jadi, itulah ulasan singkat tentang siapakah nama pengusaha Polandia yang merupakan pemilik kawasan lahan perkebunan sebelum menjadi Bandar Udara Kualanamu Medan. Semoga bermanfaat. (Anne)