Konten dari Pengguna

Tata Cara Sholat Idul Fitri sesuai Ajaran Agama Islam

14 Maret 2025 13:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
 Ilustrasi tata cara sholat Idul fitri. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara sholat Idul fitri. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Idulfitri adalah momen yang sangat dinanti oleh seluruh umat Islam. Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan, umat Islam merayakan hari kemenangan ini dengan melaksanakan salat Idulfitri.
ADVERTISEMENT
Salat Idulfitri adalah salat sunah yang dilaksanakan pada hari pertama bulan Syawal, untuk menandai berakhirnya bulan Ramadan sekaligus menyambut datangnya hari raya Idulfitri. Waktu salat Idulftiri dapat dimulai dari naiknya matahari setinggi tombak sampai tergelincir.

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Ilustrasi tata cara sholat Idul fitri. Foto: Pexels
Salat Idulfitri dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Tata caranya hampir sama dengan salat pada umumnya, yang membedakan hanya ada takbir tambahan setelah takbiratul ihram.
Adapun tata cara melakukan salat IdulFitri antara lain sebagai berikut:
1. Berniat salat Idulfitri di dalam hati
Imam memimpin pelaksanaan salat Idulfitri diawali dengan niat ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah:
Latin: Ushallii sunnatan li 'lidil fithri rak'ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta'aalaa
ADVERTISEMENT
Artinya: Aku berniat mengerjakan salat sunah Idulfitri sebanyak dua rakaat, sebagai imam/makmum, karena Allah ta'ala.
2. Membaca takbiratul ikhram "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan.
3. Membaca doa iftitah.
4. Membaca takbir sebanyak tujuh kali ( di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir dianjurkan membaca, "Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar."
5. Membaca Surah Al-Fatihah, diikuti dengan membaca surah pendek dalam Al-Qur'an. Namun beberapa surah yang diutamakan untuk dibaca di antaranya surah Qaf, Al-Qmar, Al-'Ala, dan Al-Ghasiyah.
6. Rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan diteruskan hingga berdiri lagi untuk rakaat kedua seperti salat biasa.
7. Pada rakaat kedua, setelah takbir berdiri kemudian membaca takbir lima kali sambil mengangkat tangan dan di antara setiap takbir disunahkan membaca tasbih.
ADVERTISEMENT
8. Membaca Surah Al-Fatihah, diikuti dengan surah-surah pilihan. Surah yang dianjurkan dibaca adalah surah Al-Qamar atau surah Al-Ghasyiyah.
9. Menyelesaikan rakaat kedua dengan rukuk, iktidal, sujud, hingga tahiyat akhir, lalu mengucapkan salam.
Setelah salat dilaksanakan, khatib mengumandangkan khotbah dua kali. Khotbah yang pertama dibuka dengan takbir sembilan kali dan khotbah kedua dibuka dengan takbir tujuh kali.
Khatib menyampaikan khotbah yang berisi pentingnya mengagungkan Allah SWT dan membangun solidaritas sesama manusia dan sesama muslim. Khotbah juga bisa berisi pentingnya meningkatkan ketakwaan untuk menebarkan kebajikan di muka bumi.
(SA)