Konten Media Partner

Diduga Epilepsi Kambuh, Petani di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Sawah

4 April 2025 15:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas, saat evakuasi mayat Muninggar (71), warga Dusun Jetis, Desa Kemamang, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Jumat (04/05/2025) (Aset: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas, saat evakuasi mayat Muninggar (71), warga Dusun Jetis, Desa Kemamang, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Jumat (04/05/2025) (Aset: Istimewa)
ADVERTISEMENT
Bojonegoro - Seorang petani bernama Muninggar (71), warga Dusun Jetis, Desa Kemamang, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia di sawah miliknya yang berlokasi di Dusun Karangturi, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jumat (04/05/2025) pukul 10.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, korban sedang beraktivitas di sawah miliknya dan saat itu salah satu warga sedang lewat di pinggir parit di area persawahan milik korban, melihat ada orang yang tergeletak di parit tersebut
Setelah dicek, ternyata orang tersebut adalah korban yang saat itu diketahui telah meninggal dunia.
Dugaan sementara, penyebab kematian korban karena penyakit epilepsi yang telah lama diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong sehingga meninggal.
Kapolsek Balen, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Sri Windiarto SH, menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat (04/04/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, korban sedang beraktivitas seorang diri di sawah miliknya yang berlokasi di Dusun Karangturi, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
Tidak lama berselang, seorang warga yang bernama Dewi Anjani sedang lewat di pinggir parit dekat sawah milik korban, melihat ada orang yang tergeletak di parit persawahan tersebut.
ADVERTISEMENT
Setelah dicek ternyata orang tersebut adalah korban yang dalam kondisi telah meninggal dunia dengan posisi tengkurap dan berlumur tanah lumpur,” kata Kapolsek Balen, Iptu Sri Windiarto SH.
“Mengetahui kejadian tersebut, saksi Dewi Anjani segera melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat dan laporan tersebut diteruskan ke Polsek Balen.” kata Kapolsek.
Mendapati laporan tersebut, selanjutnya anggota Unit Reskrim Polsek Balen segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.
“Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka,” kata Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat sakit epilepsi. Sementara berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit epilepsi kambuh,” kata Kapolsek.
ADVERTISEMENT
Atas kejadian tersebut keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan surat pernyataan.
“Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Balen, Iptu Sri Windiarto SH. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com