Konten dari Pengguna

Komputer Kuantum Akan Menjadi Masa Depan Komputer

Gandazon H Turnip
Mahasiswa Fisika di Universitas Sumatera Utara
7 Maret 2025 13:06 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Gandazon H Turnip tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Komputer Kuantum: Foto by pexels
zoom-in-whitePerbesar
Komputer Kuantum: Foto by pexels
ADVERTISEMENT
Kecepatan serta ketepatan merupakan dambaan seluruh umat manusia di dalam upaya menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat ini.
ADVERTISEMENT
Setidaknya hal itu menjadi pengantar yang baik untuk mengawali catatan kecil ini mengenai komputer kuantum yang mampu bekerja dengan lebih efisien dan lebih cepat daripada komputer konvensional.
Komputer kuantum akan mendorong peradaban umat manusia kepada tahap yang baru, peradaban yang begitu cepat dan presisi yang sama sekali belum pernah dibayangkan oleh umat manusia. Pengerjaan pekerjaan yang rumit dan kompleks dan membutuhkan waktu berhari-hari bahkan bertahun-tahun akan dengan mudah diselesaikan oleh komputer kuantum dalam hitungan detik saja.
Komputer kuantum jelas sangat jauh berbeda dari komputer konvensional yang hanya memiliki dua kemungkinan antara 0 atau 1. Komputer kuantum sendiri dapat memiliki dua kemungkinan sekaligus, yaitu 0 dan 1 di dalam satu waktu secara bersamaan yang dikenal dengan sebutan superposisi. Komputer konvensional bekerja dengan menggunakan binary digital atau bit, sementara komputer kuantum bekerja dengan menggunakan Quantum binary digital atau qubit.
ADVERTISEMENT
Superposisi, entanglement dan interferensi adalah tiga hal yang membentuk cara kerja dari komputer kuantum.
Konsep qubit sangat sulit untuk dibayangkan secara nyata, karena konsep itu merupakan konsep yang abstrak. Qubit berasal dari konsep dasar partikel sub atomik yang menggabungkan dua kondisi berbeda untuk bekerja bersama dalam satu satuan waktu. Dualitas partikel tersebutlah yang pada akhirnya akan membentuk konsep superposisi.
Cara kerja dari komputer kuantum juga berbeda dengan komputer konvensional. Pada komputer konvensional, setiap bit bekerja secara independen dan tidak bergantung pada kondisi bit yang lain, sementara dalam komputer kuantum, qubit akan terikat dengan kondisi qubit yang lain. Sehingga masing-masing qubit akan memiliki probabilitasnya masing-masing.
Sederhananya adalah di saat kita memiliki sebuah qubit dengan kondisi antara 0 dan 1 secara bersamaan, maka saat kita memiliki dua qubit maka kita akan memiliki empat kondisi secara bersamaan, begitu juga di saat kita memiliki tiga qubit, maka kita akan memiliki delapan kondisi secara bersamaan. Peningkatannya akan terjadi secara eksponensial menurut jumlah qubit yang dimiliki.
ADVERTISEMENT
Pada komputer konvensional, kita hanya mampu menghadirkan satu kondisi saja dalam satu waktu, sementara pada komputer kuantum kita dapat memproses banyak kondisi secara simultan.
Bayangkan saja, di saat komputer konvensional hanya bekerja dengan memanfaatkan segala data yang tersedia dan melakukan percobaan terhadap setiap kemungkinan yang akan terjadi, komputer kuantum bekerja dengan lebih cerdas memanfaatkan semua kombinasi yang tersedia dan melakukan kerja secara bersamaan. Sebagai perbandingan, jika komputer konvensional membutuhkan waktu seratus tahun dengan seratus bit untuk melakukan enksripsi data, maka dengan permasalahan yang sama, seratus qubit yang dimiliki komputer kuantum mampu melakukan enksripsi data dalam waktu satu detik saja atau sekitar tiga miliyar kali lebih cepat dari komputer konvensional.
Namun meski komputer kuantum mampu melakukan banyak proses di waktu yang bersamaan, pada akhirnya kita hanya akan memperoleh satu jawaban pasti, karena informasi yang lain akan hilang disebabkan oleh superposisi yang runtuh.
ADVERTISEMENT
Komputer kuantum pada akhirnya akan membantu kita dalam segala aspek kehidupan. Salah satu contoh kemudahan yang nantinya akan dihadirkan oleh komputer kuantum adalah pencarian database. Jika pencarian database menggunakan komputer konvensional kita masih membutuhkan waktu tunggu untuk memperoleh sebuah hasil. Sebaliknya komputer kuantum dalam sepersekian detik akan dengan cepat menemukan database tersebut dikarenakan konsep superposisinya.
Contoh lain dari pemanfaatan komputer kuantum juga dapat kita temui di dalam dunia kesehatan, para ilmuwan akan sangat terbantu untuk menemukan dan mengembangkan obat dengan memanfaatkan metode simulasi antara senyawa kimia dan protein pada tingkat atom. Serta memungkinan para ilmuwan juga akan menciptakan material baru yang belum pernah kita temui sebelumnya. Manfaat lainnya dari perkembangan komputer kuantum juga dapat digunakan oleh ilmuwan untuk melakukan prediksi cuaca dan perubahan iklim, sehingga membantu pemerintah di dalam memetakan setiap persoalan yang terjadi.
ADVERTISEMENT
Perkembangan komputer kuantum masih terus kita nantikan, karena pada saat ini para ilmuwan juga terus berusaha melakukan pengembangan terhadap teknologi komputer kuantum ini, sehingga nantinya bermanfaat untuk kehidupan seluruh umat manusia.
Setidaknya kita sudah diberitahu lebih awal mengenai gambaran dunia di masa depan melalui penemuan komputer kuantum ini.