Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Lakukan Inovasi Alat Peraga Edukatif

Junia Franziska
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
25 Juni 2022 8:16 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Junia Franziska tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Edukatif Bersama Orang Tua Peserta Rumah Prestasi (Sumber : Dokumen Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Edukatif Bersama Orang Tua Peserta Rumah Prestasi (Sumber : Dokumen Pribadi)
ADVERTISEMENT
Sidoarjo, 24 Juni 2022 – Pada tanggal 14 Mei 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan pembekalan KKN melalui Zoom meetings. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah wajib pada setiap program studi yang wajib dijalankan oleh seluruh mahasiswa. Kuliah Kerja Nyata merupakan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa yang diselenggarakan oleh LPPM. Pada tahun ini "Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan Di Era Pandemi" menjadi tema KKN Kampus Merah Putih. Kegiatan ini dilakukan selama 12 hari, dengan adanya KKN diharapkan dapat menganalisis permasalahan dan potensi yang ada di masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
Mahasiswa FISIP Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, Junia Franziska melakukan kegiatan KKN secara mandiri. Dosen Ekonomi dan Bisnis Bapak Muhammad Yasin, SE., MM selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) Kegiatan KKN. Dikarenakan dengan adanya pandemi covid-19 sejak 2020 silam kegiatan KKN dilakukan di wilayah mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan ini dapat dilakukan sesuai aturan pemerintah dengan mengikuti protokol kesehatan 5M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas). Dengan mengikuti aturan pemerintah untuk membantu pencegahan penularan virus covid-19 kegiatan KKN dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak.
Dokumentasi Kegiatan Pelatihan dan Penerapan Alat Peraga Edukatif (Sumber : Dokumen Pribadi)
Kurangnya pengetahuan tentang alat peraga edukatif menjadikan Junia mengangkat topik Inovasi Metode Pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan melalui bisnis milik pribadinya yaitu Rumah Prestasi. Rumah Prestasi merupakan lembaga bimbingan taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Desa Wedi, Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. Rumah Prestasi sudah berjalan sejak awal pandemi covid-19. Orang tua dan Peserta Didik Rumah Prestasi menjadi sasaran dalam program kegiatan KKN ini.
ADVERTISEMENT
Pengusulan program kegiatan KKN ini didasari karena terbatasnya media pembelajaran berupa alat peraga atau alat permainan edukatif di rumah. Dari permasalahan tersebut dilakukanlah pelatihan kepada orang tua siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) Sederhana dari bahan yang mudah diperoleh serta ekonomis untuk membantu proses pembelajaran anak usia dini dalam pembelajaran tanpa melalui jaringan internet yang dilakukan di rumah.
Dokumentasi Kegiatan Pembuatan Alat Peraga Edukatif Dari Bahan Bekas (Sumber : Dokumen Pribadi)
Kegiatan ini diawali dengan berdiskusi dan meminta izin kepada Ketua RT 02 / RW 01 Desa Wedi, Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. Dilanjutkan dengan pembukaan dan sosialisasi kegiatan KKN. Selama lima hari kedepan melakukan pelatihan pembuatan alat peraga edukatif (Teka - teki Angka, Mengenal Huruf Abjad, Berhitung, Mengenal Bangun Datar, Belajar Penjumlahan). Pembuatan alat peraga edukatif berasal dari bahan bekas seperti tutup botol, gelas plastik dan kardus. Pemanfaatan bahan bekas dapat mengurangi limbah sampah.
Dokumentasi Kegiatan Peserta Didik Rumah Prestasi Menerapkan Alat Peraga Edukatif (Sumber : Dokumen Pribadi)
“Program pengabdian masyarakat ini dibentuk untuk memberikan manfaat dan pengalaman kepada masyarakat umum. Hal ini diharapkan mampu memberikan nilai bagi perkembangan dan kemajuan bangsa di masa sekarang maupun di masa mendatang." Tutur Junia. Dari kegiatan ini, seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan pembuatan Alat Peraga Edukatif dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme sebagai guru. Selain itu, program pelatihan ini dapat membuka peluang untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan untuk memproduksi Alat Peraga Edukatif aman bagi anak dan ramah lingkungan yang memiliki nilai jual. #UntagSurabaya #KitaUntagSurabaya #UntukIndonesia #UntagSurabayaKeren #EcoCampus #KampusKompeten
ADVERTISEMENT