Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
10 Dalil tentang Sedekah dalam Al-Qur'an dan Hadis beserta Keutamaannya
9 Maret 2025 22:37 WIB
·
waktu baca 9 menitTulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dalil tentang sedekah menunjukkan betapa pentingnya berbagi dalam ajaran Islam sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Setiap amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan manfaat, baik bagi pemberi maupun penerima.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, memahami makna sedekah dapat menumbuhkan kesadaran untuk selalu berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dalil tentang Sedekah
Dalil tentang sedekah menegaskan bahwa amalan ini memiliki keutamaan besar dalam kehidupan seorang Muslim.
Sedekah bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga menjadi jalan untuk mendapatkan pahala, keberkahan, serta pertolongan dari Allah Swt di dunia dan akhirat.
Banyak ayat Al-Qur’an dan hadis yang menjelaskan bahwa sedekah dapat membawa keberkahan dan menjadi pelindung dari kesulitan.
Dengan memahami dalil-dalil tersebut, seseorang akan lebih terdorong untuk berbagi dengan ikhlas.
Berikut adalah 10 dalil yang menjelaskan tentang sedekah beserta penjelasannya secara rinci, mengutip dari balitbangdiklat.kemenag.go.id.
1. Sedekah Pasti Diganti oleh Allah Swt
Dalil pertama yang menunjukkan keutamaan sedekah adalah bahwa Allah Swt akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Hal ini dijelaskan dalam firman-Nya dalam Al-Qur’an:
ADVERTISEMENT
مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Maa anfaqtum min syai`in fahuwa yukhlifuhu wahuwa khairur raaziqiin
Artinya: “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.” (QS. Saba’: 39)
Ayat ini memberikan jaminan bahwa setiap harta yang dikeluarkan untuk bersedekah tidak akan hilang begitu saja. Allah Swt akan menggantinya, baik di dunia maupun di akhirat.
Penggantian itu bisa berupa kelapangan rezeki, ketenangan hati, atau bahkan keberkahan dalam hidup.
Selain itu, dalam hadis Rasulullah saw juga disebutkan bahwa malaikat berdoa setiap hari kepada Allah Swt untuk orang yang bersedekah dan mendoakan keburukan bagi mereka yang kikir dalam hartanya:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
ADVERTISEMENT
Artinya: “Tidaklah suatu pagi berlalu bagi hamba-hamba Allah kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari mereka berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang menafkahkan hartanya.’
Sedangkan yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan bagi orang yang menahan hartanya (tidak mau bersedekah).’” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah tidak hanya mendatangkan keberkahan, tetapi juga doa dari malaikat yang memohonkan kebaikan bagi orang yang bersedekah.
Sebaliknya, orang yang pelit dan enggan berbagi justru akan mengalami kerugian dan kebinasaan dalam hidupnya.
2. Sedekah Tidak Akan Mengurangi Harta
Banyak orang takut bahwa dengan bersedekah, harta mereka akan berkurang. Namun, Rasulullah saw menegaskan bahwa sedekah tidak akan pernah membuat seseorang miskin. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:
ADVERTISEMENT
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
Artinya: “Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Secara logika duniawi, memberikan sebagian harta kepada orang lain tentu akan mengurangi jumlah yang dimiliki. Namun, dalam ajaran Islam, keberkahan dari Allah Swt adalah sesuatu yang nyata.
Harta yang digunakan untuk bersedekah akan kembali dalam bentuk yang lebih baik, entah itu dalam bentuk rezeki yang lebih luas, kesehatan, atau ketenangan hati.
Banyak kisah nyata membuktikan bahwa orang yang rajin bersedekah justru semakin diberkahi dalam hidupnya. Mereka mendapatkan rezeki yang tak disangka-sangka, bisnis yang lancar, dan kehidupan yang lebih bahagia.
Hal ini menunjukkan bahwa janji Allah Swt dan Rasulullah saw adalah benar, bahwa sedekah tidak akan membuat seseorang menjadi miskin.
ADVERTISEMENT
3. Sedekah Sebagai Perlindungan dari Bala dan Musibah
Salah satu manfaat besar dari sedekah adalah dapat menolak bala dan musibah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw bersabda:
بَاكِرُوا بِالصَّدَقَةِ فَإِنَّ الْبَلَاءَ لَا يَتَخَطَّى الصَّدَقَةَ
Artinya: “Bersegeralah dalam bersedekah, karena sesungguhnya bala tidak akan bisa melewati sedekah.” (HR. Thabrani)
Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah bisa menjadi tameng atau pelindung dari berbagai musibah.
Banyak orang yang mengalami keajaiban dalam hidup mereka setelah bersedekah, seperti terhindar dari kecelakaan, penyakit, atau kesulitan lainnya.
Sedekah juga menjadi bentuk perlindungan di akhirat. Dalam hadis lain, Rasulullah saw bersabda:
الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ
Artinya: “Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Dosa-dosa manusia dapat menjadi penyebab datangnya musibah dalam hidup. Dengan bersedekah, seseorang bisa mendapatkan ampunan dari Allah Swt, sehingga hidupnya menjadi lebih tentram dan terhindar dari berbagai malapetaka.
ADVERTISEMENT
4. Sedekah Memberikan Naungan di Hari Kiamat
Salah satu keutamaan besar dari sedekah adalah bahwa ia akan menjadi naungan bagi pelakunya di hari kiamat. Rasulullah saw bersabda:
كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ، حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ
Artinya: “Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara di antara manusia (pada hari kiamat).” (HR. Ahmad)
Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah bukan hanya bermanfaat di dunia, tetapi juga di akhirat.
Di hari kiamat, ketika matahari berada sangat dekat dan manusia mengalami kepanasan serta kelelahan yang luar biasa, orang yang banyak bersedekah akan mendapatkan perlindungan dari panas tersebut.
Bahkan, dalam hadis lain, Rasulullah saw menyebutkan bahwa salah satu dari tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah Swt pada hari kiamat adalah seseorang yang bersedekah dengan tangan kanan hingga tangan kirinya tidak mengetahui. Dalam artian tidak mengetahui apa yang telah ia sedekahkan.
ADVERTISEMENT
Hal ini menunjukkan bahwa sedekah yang dilakukan dengan ikhlas dan tanpa pamrih akan mendatangkan balasan yang luar biasa di akhirat.
5. Sedekah Melipatgandakan Pahala
Allah Swt tidak hanya mengganti sedekah yang diberikan oleh seseorang, tetapi juga melipatgandakan pahalanya berkali-kali lipat. Hal ini disebutkan dalam firman-Nya:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Matsalu alladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamatsali habbatin ambatat sab’a sanabila fii kulli sunbulatin mi’atu habbatin, wallaahu yudhaa’ifu limay yasyaa’, wallaahu waasi’un ‘aliim
Artinya:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir seratus biji.
ADVERTISEMENT
Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Ayat ini menjelaskan bahwa satu kebaikan yang dilakukan seseorang bisa bernilai sangat besar di sisi Allah Swt.
Sedekah yang diberikan dengan keikhlasan bisa mendapatkan pahala hingga 700 kali lipat atau bahkan lebih, sesuai dengan kehendak Allah Swt.
Dalam hadis lain, Rasulullah saw juga bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لَيُرَبِّي لِأَحَدِكُمْ تَصَدُّقَهُ، كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ، حَتَّى إِنَّ اللُّقْمَةَ لَتَصِيرُ مِثْلَ أُحُدٍ
Artinya: “Sesungguhnya Allah akan mengembangkan pahala sedekah seseorang sebagaimana seseorang merawat anak kudanya, hingga sesuap makanan yang disedekahkan bisa menjadi sebesar Gunung Uhud.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari hadis ini, terlihat bahwa Allah Swt memiliki cara tersendiri dalam melipatgandakan pahala. Bahkan, sedekah yang tampak kecil di dunia bisa menjadi pahala yang luar biasa besar di akhirat.
ADVERTISEMENT
6. Sedekah Dapat Menyembuhkan Penyakit
Keutamaan lain dari sedekah adalah bahwa ia dapat menjadi sebab kesembuhan dari berbagai penyakit, baik fisik maupun spiritual. Rasulullah saw bersabda:
دَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ
Artinya: “Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Thabrani)
Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah memiliki kekuatan yang luar biasa dalam menyembuhkan penyakit. Banyak ulama dan orang-orang beriman yang mengamalkan hadis ini dengan bersedekah ketika mereka atau keluarganya sedang sakit.
Secara medis, sedekah juga dapat memberikan manfaat psikologis. Orang yang dermawan dan suka berbagi cenderung memiliki hati yang lebih tenang, bahagia, serta terhindar dari stres yang dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Banyak kisah nyata yang menunjukkan keajaiban sedekah dalam menyembuhkan penyakit. Ada orang yang sakit bertahun-tahun, tetapi setelah rutin bersedekah, kondisinya membaik dan bahkan sembuh total.
ADVERTISEMENT
Hal ini membuktikan bahwa janji Allah Swt dan Rasulullah saw tentang sedekah adalah benar adanya.
7. Sedekah Sebagai Penghapus Dosa
Sedekah dapat menghapus dosa-dosa seseorang, sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Rasulullah saw:
صَدَقَةُ السِّرِّ تُطْفِئُ غَضَبَ رَبِّهِ
Artinya: "Sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dapat memadamkan murka Tuhan." (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah, terutama yang dilakukan dengan niat ikhlas tanpa pamrih, bisa menghapus dosa-dosa seseorang dan menjadi penebus kesalahan.
Allah Swt sangat menghargai amal yang dilakukan dengan tulus, dan sedekah merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pengampunan dari-Nya.
8. Sedekah Membuka Pintu Rezeki
Sedekah dapat membuka pintu-pintu rezeki yang tidak terduga. Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an:
وَمَآ أَنفَقْتُم مِّنْ شَيْءٍۢ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥۚ وَهُوَ خَيْرُ الرَّٰزِقِينَ
Artinya: "Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia adalah pemberi rezeki yang terbaik." (QS. Saba: 39)
ADVERTISEMENT
Ayat ini menjelaskan bahwa setiap sedekah yang dikeluarkan oleh seseorang tidak akan pernah sia-sia. Allah menjanjikan balasan yang lebih baik dalam bentuk rezeki yang berlimpah.
Sedekah menjadi cara untuk membuka pintu rezeki yang lebih luas dan memperbanyak berkah dalam kehidupan.
9. Sedekah Sebagai Salah Satu Sebab Masuk Surga
Sedekah menjadi salah satu amal yang dapat menghantarkan seseorang ke dalam surga. Rasulullah saw bersabda:
إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَابًا يُدْعَىٰ رِيَانَ لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُونَ
Artinya: "Di surga ada satu pintu yang disebut Ar-Rayyan, hanya orang yang berpuasa yang dapat memasukinya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Namun, terdapat juga riwayat lain yang menunjukkan bahwa sedekah memiliki kedudukan istimewa di akhirat. Rasulullah saw bersabda:
صَدَقَةٌ تَكُونُ لِصَاحِبِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: "Sedekah yang dikeluarkan oleh seseorang akan menjadi penolong baginya di hari kiamat." (HR. Bukhari)
ADVERTISEMENT
Dengan bersedekah, seseorang dapat memperoleh kedudukan yang tinggi di surga. Amal ini menjadi salah satu sarana untuk meraih keselamatan dan kebahagiaan di akhirat.
10. Sedekah Menguatkan Ikatan Persaudaraan
Sedekah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan antar sesama. Rasulullah saw bersabda:
مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يَفْجُرْ بِرَبِّهِ وَيُؤْمِنُ بِالْيَوْمِ
Artinya: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia berbuat baik kepada tetangganya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini mengajarkan bahwa dalam setiap sedekah, terdapat kekuatan untuk mempererat hubungan antar sesama.
Sedekah menjadi sarana untuk menunjukkan kepedulian terhadap orang lain dan membangun persaudaraan yang lebih baik. Melalui berbagi, hubungan antar individu dapat semakin erat dan saling mendukung.
ADVERTISEMENT
Dengan demikian, dalil tentang sedekah di atas semakin menegaskan bahwa sedekah adalah amalan yang sangat mulia dan memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. (Shofia)