Dasco Ungkap Qatar Siap Investasi di Danantara

2 April 2025 15:24 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Danantara. Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Danantara. Foto: Bay Ismoyo/AFP
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku mendengar kabar bahwa akan ada investor dari Qatar yang berinvestasi di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
ADVERTISEMENT
"Kalau investor ada beberapa yang saya dengar, dari Qatar dan dari macam-macam dan terutama mereka akan masuk di Danantara," kata Dasco usai menghadiri acara open house Ketua MPR RI Ahmad Muzani di kediaman dinasnya, Jl. Widya Chandra III, Jakarta Selatan, pada Rabu (2/4).
Namun demikian, Dasco mengaku belum mengetahui dalam sektor apa pastinya investor tersebut akan berinvestasi.
"[Sektor apa] Saya juga enggak tau, saya baru dengar kabar aja ya," ucap dia.
Ketua harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tiba di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani mengumumkan susunan pengurus. Dalam struktur Danantara, Presiden RI berada di posisi tertinggi, dengan CEO, COO, dan CIO yang langsung bertanggung jawab kepadanya.
Selain itu, terdapat Dewan Penasihat serta Komite Pengawas dan Akuntabilitas yang juga memiliki garis pengawasan langsung ke Presiden. Di bawah CEO, COO, dan CIO, terdapat Chief Legal Officer, Chief Risk Officer, dan Chief Financial Officer. COO membawahi Holding Operasional, sementara CIO membawahi Holding Investasi.
ADVERTISEMENT
Rosan juga akan mengkaji sejumlah proyek investasi yang bakal didanai oleh Danantara. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor hilirisasi mineral, batu bara, serta produk pertanian dan kelautan seperti rumput laut.
"Kita akan review. Dari hilirisasi mineral, batu bara, kemudian juga produk pertanian, produk lautan," ujar dia dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (3/3).
Ia menambahkan bahwa proyek-proyek tersebut akan dikaji lebih lanjut untuk melihat dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja, ekspor, serta penurunan impor.