Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (27/3). Pada penutupan perdagangan saham Rabu (26/3), IHSG melesat 236,737 poin (3,80 persen) ke posisi 6.472,356.
ADVERTISEMENT
Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, mengatakan secara teknikal IHSG berpeluang uji level psikologis 6500 hari ini. Akan tetapi, faktor psikologis berpotensi memicu aksi profit taking di akhir pekan ini.
"Hari ini merupakan hari terakhir perdagangan sebelum libur panjang Idulfitri sampai dengan 7 April 2025. Oleh sebab itu, tetap waspadai potensi pullback," jelas Valdy dalam analisisnya, Kamis (27/3).
Valdy mengimbau investor mewaspadai potensi dividend trap yang kemungkinan datang lebih awal, yaitu bersamaan dengan pengumuman nilai dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Hal ini spesifik pada saham-saham bank berkapitalisasi besar. Kondisi ini pernah terjadi di awal tahun 2024, namun saat ini dividend trap terjadi pada saham-saham tambang," tuturnya.
Kondisi ini, lanjut dia, umumnya terjadi jelang Cum hingga tanggal Ex Dividend. Akan tetapi, kali ini harga sudah lebih dulu menguat signifikan, relatif sebesar ekspektasi dividend yield, di periode RUPS.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, Valdy menyebutkan sentimen ekonomi masih belum sepenuhnya positif. Dari eksternal, kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih tarik ulur.
"Dari dalam negeri, terdapat kekhawatiran booster konsumsi pada periode libur Idul Fitri tahun ini tidak sebesar sebelum-sebelumnya kecuali periode pandemi," kata Valdy.
Valdy merekomendasikan saham-saham yang dapat diperhatikan di hari ini meliputi MDKA, PGAS, ASSA, ICBP dan CPIN.
Sementara itu, Tim Analis MNC Sekuritas menjelaskan penguatan IHSG kemarin sebesar 3,8 persen masih didominasi oleh volume pembelian, penguatan IHSG pun mampu berada di atas area resistance 6,445 sekaligus MA20.
"Pada skenario terbaiknya (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance 6,557-6,938," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Namun, analis MNC Sekuritas meminta investor tetap mencermati skenario hitam, di mana penguatan akan relatif terbatas dan IHSG akan rawan terkoreksi kembali ke area 5,879-5,975.
Beberapa saham yang dapat dicermati menurut MNC Sekuritas adalah BBNI, DSNG, ITMG, dan MDKA.
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.