Menhub Tak Akan Tambah Masa WFA saat Arus Balik Lebaran 2025

27 Maret 2025 18:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau Pelabuhan Ciwandan, Kamis (27/3) subuh. Foto: Dok kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau Pelabuhan Ciwandan, Kamis (27/3) subuh. Foto: Dok kumparan
ADVERTISEMENT
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah belum berencana mengusulkan perpanjangan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengatasi kepadatan arus balik Lebaran 2025.
ADVERTISEMENT
Kebijakan WFA telah diterapkan pada 24-27 Maret 2025 untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus mudik. Kebijakan ini dinilai efektif dalam mengurangi kemacetan saat keberangkatan pemudik, tetapi belum tentu memberikan dampak serupa untuk arus balik.
Dudy menyebut, perpanjangan WFA justru berisiko membuat para pemudik menunda kepulangan mereka. Sehingga puncak arus balik tetap terjadi tetapi dalam waktu yang lebih panjang.
"Kita sudah coba simulasi (WFA). Kalau kita kasih tambahan, malah mereka (balik lebarannya) mundur. Jadi puncaknya tetap, tapi (baliknya) mundur," ujar Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/3).
Ia pun mengimbau masyarakat untuk kembali ke kota sebelum tanggal 6 April guna menghindari kepadatan saat puncak arus balik.
Di samping itu, sebagai langkah untuk mengatur kepulangan pemudik, pemerintah telah menerapkan kebijakan diskon tarif tol pada 8-9 April 2025 untuk ruas tol yang dikelola oleh Jasa Marga dan Astra Infra.
ADVERTISEMENT
"Kita kasih kan diskon tarif tol harapannya mereka mau. Kalau perginya sudah relatif bisa terkendali, ini untuk pulangnya. Kan kita sudah kasih tahu ini puncak, sebelum tanggal 6 kalau bisa dihindari puncaknya," katanya.