Populer: Jasa Penitipan Hewan saat Lebaran; China Gandeng Korsel-Jepang Lawan AS

31 Maret 2025 6:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pekerja merawat kucing yang dititipkan di Arnamir Cat Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, (26/3/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja merawat kucing yang dititipkan di Arnamir Cat Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, (26/3/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Jasa penitipan hewan peliharaan ramai didatangi pelanggan di momen libur Lebaran. Kabar ini menjadi salah satu berita paling banyak dibaca sepanjang Minggu (30/3).
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu ada juga kabar tentang Korea Selatan, China, dan Jepang menggelar dialog ekonomi pertama dalam lima tahun terakhir, untuk memperkuat perdagangan regional, terutama dalam menghadapi kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Berikut rangkuman berita populer di kumparanBisnis:
Penitipan Hewan saat Lebaran
Banyak pemilik hewan memilih menitipkan peliharaan mereka di pet shop atau jasa penitipan khusus agar tetap mendapatkan perawatan yang layak selama ditinggal mudik.
Salah satu pet shop yang menjadi pilihan para pecinta hewan untuk menitipkan peliharaan mereka adalah Pet Hotel Katze Nesia, yang memiliki dua cabang, yaitu di Gading Serpong dan Bekasi.
“Untuk penitipan saat Lebaran ada yang dari tanggal 21 Maret kemarin sampai sekitar 14 April, tapi beda-beda. Bahkan ada yang sampai dua bulan,” ujar Ghassan, pemilik Katze Nesia kepada kumparan, Rabu (26/3).
ADVERTISEMENT
Mengenai harga penitipan hewan, Ghassan mengatakan ada tarifnya beda-beda, tergantung kamar dan fasilitas yang tersedia, dengan kisaran Rp 150.000 hingga Rp 250.000 per hari.
“Total dari 2 cabang yang memiliki layanan hotel itu sekitar 264 kamar, dengan total 12 ruangan,” tambah Ghassan.
China Gandeng Korsel-Jepang Lawan AS
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato saat penandatanganan perintah eksekutif di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (20/3/2025). Foto: Mandel Ngan/AFP
Menteri Perdagangan Korea Selatan, Ahn Duk-geun, menekankan pentingnya memperkuat implementasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan memperluas kerja sama melalui negosiasi FTA tiga negara.
“Kami perlu menciptakan kerangka kerja yang memperluas perdagangan antara ketiga negara melalui negosiasi FTA Korea-China-Jepang,” ujar Ahn, dikutip dari Reuters, Minggu (30/3).
RCEP, yang mulai berlaku pada 2022, mencakup 15 negara Asia-Pasifik dan bertujuan mengurangi hambatan perdagangan. Namun, sejak memulai pembicaraan pada 2012, ketiga negara belum mencapai kemajuan berarti dalam kesepakatan perdagangan bilateral.
ADVERTISEMENT