Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Crystal Palace Women Pecat Laura Kaminski usai Terpuruk di Dasar Klasemen
1 Maret 2025 12:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Setelah Liverpool, kini giliran Crystal Palace Women yang pecat pelatih mereka. Laura Kaminski resmi dipecat setelah timnya terpuruk di dasar klasemen Liga Inggris Wanita (WSL) 2024/25.
ADVERTISEMENT
CEO Crystal Palace, Steve Parish, mengakui bahwa keputusan ini tidak mudah untuk diambil. Pasalnya, Kaminski adalah sosok yang membawa The Eagles promosi ke WSL setelah menjuarai Women’s Championship (divisi 2) musim lalu.
"Laura punya dampak besar sejak bergabung dengan klub pada musim panas 2023. Dia membawa kami ke WSL untuk pertama kalinya dalam sejarah," ujar Parish melalui laman Crystal Palace, Jumat (28/2).
"Dia sudah memberikan segalanya, baik di dalam maupun luar lapangan. Kami berterima kasih dan berharap yang terbaik untuk masa depannya," lanjutnya.
Crystal Palace saat ini berada di posisi ke-12 alias juru kunci klasemen setelah hanya meraih satu kemenangan dari 14 laga. Mereka tertinggal empat poin dari Aston Villa yang berada di zona aman.
ADVERTISEMENT
Di laga WSL berikutnya, Palace akan menghadapi Liverpool pada Minggu (2/3). Klub menyatakan akan segera mengumumkan pengganti Kaminski.
Musim ini, sudah ada tiga klub WSL yang memecat pelatihnya. Sebelum Kaminski, Arsenal lebih dulu berpisah dengan Jonas Eidevall setelah hasil buruk di awal musim.
The Gunners hanya menang sekali dalam empat laga pertama WSL dan kalah telak 5-2 dari Bayern Muenchen di Liga Champions Wanita (UWCL) pada 9 Oktober lalu.
Namun, pemecatan Eidevall justru membawa dampak positif. Renée Slegers, yang awalnya asisten pelatih, kini berhasil mengangkat Arsenal ke peringkat tiga WSL setelah dipercaya menjadi kepala pelatih.
Selain Arsenal dan Palace, Liverpool juga melakukan pergantian pelatih. The Reds memecat Matt Beard pada Kamis (27/2) setelah timnya turun ke peringkat ketujuh, jauh dari pencapaian musim lalu saat mereka finis di posisi keempat.
ADVERTISEMENT