Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Inggris Raya Jadi Calon Tunggal Tuan Rumah Piala Dunia Wanita 2035
4 April 2025 13:42 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengumumkan bahwa Inggris Raya hampir pasti menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2035. Keputusan ini, meski masih menunggu ketok palu Kongres FIFA pada kuartal kedua 2026, menandai babak baru dalam sejarah sepak bola wanita.
ADVERTISEMENT
Infantino menegaskan bahwa tawaran gabungan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris, Irlandia Utara, Skotlandia, dan Wales adalah satu-satunya tawaran "valid" yang masuk menjelang tenggat waktu pendaftaran tuan rumah Piala Dunia 2031 dan 2035. Ini juga akan jadi kali pertama Piala Dunia Wanita digelar di empat negara sekaligus.
"Tawaran 2035 datang dari Eropa, dari negara-negara tuan rumah. Jalur sudah terbuka bagi Piala Dunia Wanita untuk digelar di 2031 dan 2035 di negara-negara besar," ujarnya.
Sebelumnya, Arab Saudi sempat menunjukkan minat untuk menjadi host Piala Dunia Wanita 2035. Namun keputusan Dewan FIFA pada 5 Maret lalu mengarahkan turnamen 2035 ke Eropa atau Afrika. Negara-negara seperti Afrika Selatan, Jepang, dan gabungan Maroko, Portugal, dan Spanyol pun akhirnya mundur.
ADVERTISEMENT
Jika terealisasi, Piala Dunia 2035 akan menjadi yang pertama kali diselenggarakan oleh empat negara tuan rumah. Inggris Raya terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pria pada 1966, saat turnamen diikuti 16 tim. Pembagian peran antar empat negara masih menjadi tanda tanya. FIFA berencana mengadakan lokakarya dan program observasi dalam beberapa bulan mendatang.
Asosiasi sepak bola keempat negara tersebut memiliki waktu hingga akhir 2025 untuk mengajukan tawaran resmi, lengkap dengan rincian lokasi pertandingan, tempat latihan, dan akomodasi. CEO FA Inggris, Mark Bullingham, menyatakan, "Kami merasa terhormat menjadi calon tunggal. Kerja keras dimulai sekarang untuk menyusun tawaran terbaik."
Perdana Menteri Inggris Raya, Keir Starmer, juga memberikan dukungan penuh. "Sepak bola selalu menjadi inti identitas negara kami," ujarnya, menekankan peran olahraga ini dalam menyatukan komunitas.
Format Baru, 48 Peserta?
Dikutip dari Forbes, ambisi Infantino untuk mengembangkan Piala Dunia Wanita menjadi 48 peserta ditengarai menjadi alasan mengapa beberapa calon host lain mundur.
ADVERTISEMENT
Sarina Wiegman, pelatih timnas Inggris, merespons dengan hati-hati soal pengembangan jumlah peserta ini. Ia meragukan kesiapan sepak bola wanita untuk format 48 tim, namun mengakui potensi pertumbuhan permainan di berbagai negara.
"Ini pertanyaan yang bagus, (tapi punya) jawaban yang rumit," katanya.
"Ini akan menumbuhkan permainan di negara-negara berbeda, tetapi masih banyak tantangan yang harus diatasi. Negara-negara tersebut sedang berada dalam taraf pengembangan yang berbeda, jadi ini bisa memperkuat posisi wanita di olahraga dan kehidupan sosial."
Indonesia, juga PSSI, tentu saja bakal menerima kabar ini dengan tangan terbuka. Sudah disebutkan beberapa kali bahwa PSSI era Erick Thohir menarget penampilan Timnas Wanita Indonesia di Piala Dunia Wanita 2035. Dengan penambahan jumlah tersebut, kesempatan Garuda Pertiwi untuk tampil di kompetisi internasional terbesar itu akan makin terbuka.
ADVERTISEMENT