Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Ilmuwan Temukan Cara Merebus Telur Sempurna, Hasilnya Lembut dan Creamy
11 Februari 2025 10:33 WIB
·
waktu baca 4 menit
ADVERTISEMENT
Telur rebus memang jadi favorit banyak orang karena praktis, sehat, dan gampang dibawa ke mana-mana. Selain kaya protein, makanan ini juga cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sarapan cepat, bekal kantor, hingga camilan sehat setelah olahraga.
ADVERTISEMENT
Biasanya, butuh waktu sekitar 6 hingga 12 menit untuk merebus telur agar kuningnya matang dan teksturnya lembut, bukan? Namun, jika kamu ingin telur yang benar-benar matang, bisa merebusnya lebih lama. Tapi, tahukah kamu ternyata cara merebus telur yang selama ini kita lakukan salah?
Baru-baru ini, para ilmuwan di Italia menemukan waktu ideal untuk merebus telur agar hasilnya benar-benar sempurna. Menurut penelitian tersebut, dibutuhkan waktu 32 menit untuk mendapatkan telur rebus dengan kuning yang lembut, halus, dan creamy, sementara putih telurnya tidak terlalu encer.
Penelitian ini dilakukan oleh para insinyur material di Italia yang mencoba 300 telur untuk menemukan metode terbaik merebus telur dalam cangkangnya. Mereka mempertimbangkan tekstur, rasa, dan kandungan nutrisi dalam setiap percobaannya.
ADVERTISEMENT
Berbagai metode, mulai dari telur rebus matang biasa, telur setengah matang, hingga teknik sous vide yang populer di restoran mewah, diuji dalam penelitian ini.
Ternyata para ahli menemukan bahwa dengan memindahkan telur sebanyak delapan kali antara panci berisi air mendidih dan mangkuk air dingin, hasilnya jauh lebih sempurna. Teknik ini membantu telur matang secara merata, menjaga kelembutan kuning telur tanpa membuat putihnya terlalu encer.
Profesor Ernesto Di Maio, penulis utama studi dari Universitas Napoli Federico II, menciptakan teknik yang disebut periodic cooking. Ia memasak 300 telur sebagai bagian dari penelitiannya.
"Saya berpikir bahwa teknik yang kami gunakan dalam ilmu material bisa menghasilkan telur yang sempurna, dan hasilnya benar-benar luar biasa," ujarnya dikutip dari Daily Mail, Selasa (11/2).
ADVERTISEMENT
Bahkan, ia berhasil meyakinkan 50 anggota keluarga dan teman untuk lebih menyukai telur yang dimasak dengan metode ini. “Meskipun butuh waktu 32 menit untuk membuat telur ini, saya paham banyak orang mungkin tidak punya waktu. Tapi menurut saya, ini layak dilakukan untuk orang-orang yang Anda cintai, daripada memasak telur dengan cara yang salah,” tambahnya.
Studi ini bertujuan untuk memperbaiki metode telur sous vide yang biasanya dimasak selama satu jam pada suhu rendah dan konstan, antara 60°C hingga 70°C, untuk menghasilkan tekstur kuning telur yang lembut. Namun, menurut Profesor Di Maio, masalah dengan metode sous vide adalah putih telurnya yang kurang matang, tampak transparan, dan terlalu encer.
Tim peneliti menggunakan pemodelan matematika canggih untuk menemukan cara memasak terbaik. Mereka kemudian menguji hasilnya menggunakan tiga teknik pencahayaan untuk menilai tingkat kematangan dan kandungan nutrisi telur.
ADVERTISEMENT
Selain itu, delapan ahli perasa diminta untuk menilai telur rebus matang, setengah matang, sous vide, dan telur yang dimasak dengan teknik periodik berdasarkan kualitas seperti warna, kemudahan meleleh, dan kelembutan.
Hasil yang diterbitkan di jurnal Communications Engineering menunjukkan bahwa telur yang dimasak dengan teknik periodik memiliki kuning telur yang lebih manis dan asin dibandingkan telur setengah matang. Kuning telurnya mirip dengan telur sous vide, namun putih telurnya tidak terlalu lembek, basah, atau transparan.
Konsistensi telur ini berada di antara telur sous vide dan telur setengah matang. “Telur ini lebih mudah dioleskan ke roti bakar, berbeda dengan telur sous vide yang akan meresap ke dalam roti," kata dia.
Teknik ini terbukti mampu menghasilkan telur dengan kualitas nutrisi yang lebih baik dibandingkan tiga metode lainnya. Namun, para peneliti menekankan bahwa diperlukan studi lanjutan untuk mengetahui penyebab pastinya.
ADVERTISEMENT
Selama proses periodic cooking, suhu putih telur berkisar antara 35°C hingga 100°C, sementara kuning telurnya mencapai 67°C dan tetap stabil pada suhu tersebut.
Nah, berikut cara merebus telur agar hasilnya sempurna: