Lebaran Penuh Santan? Begini Cara Jaga Pola Makan agar Kolesterol Aman

4 April 2025 18:01 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi hidangan Lebaran Foto: caparuni/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hidangan Lebaran Foto: caparuni/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Lebaran selalu identik dengan sajian lezat seperti opor ayam, rendang, hingga semur yang penuh santan. Rasanya susah menolaknya, bukan? Tapi tahukah kamu, makanan bersantan bisa memicu kolesterol tinggi kalau dikonsumsi berlebihan.
ADVERTISEMENT
Menurut dr. Naufal Muharam Nurdin dari Departemen Gizi Masyarakat IPB University, menjaga pola makan saat Lebaran memang agak sulit, tapi tetap penting dilakukan.
“Menjaga pola makan ketika Lebaran merupakan hal yang agak sulit. Kita perlu menjaga tetapi tidak perlu terlalu ketat karena Lebaran merupakan hari bahagia. Kita dapat menikmati makanan yang tersedia, tapi perlu diingat porsi dan jangka waktunya,” ujar dr Naufal dikutip dari laman IPB University, Jumat (4/4).
Supaya tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa khawatir kolesterol, kamu bisa bantu jaga keseimbangan dengan beberapa makanan penurun kolesterol berikut ini. Nah, berikut daftar makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol, seperti yang telah kumparan rangkum dari berbagai sumber.

Bawang Putih

Ilustrasi orang makan bawang putih. Foto: Shutterstock
Dilansir Heathline, penelitian pada tahun 2016 menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu menurunkan kolesterol total hingga 30 mg/dL. Untuk mendapatkan manfaatnya, cobalah memasak siung bawang putih utuh dengan minyak zaitun hingga lunak. Setelah itu, oleskan ke makanan sebagai pengganti mentega. Rasanya lebih nikmat dan tentu saja lebih sehat, terutama untuk menjaga kesehatan jantung.
ADVERTISEMENT

Alpukat

Ilustrasi alpukat. Foto: Saknarong Butsabong/Shutterstock
Hasil tinjauan dari 10 studi pada tahun 2016 menunjukkan bahwa menambahkan alpukat ke dalam menu harian bisa membantu menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida. Hal ini karena alpukat mengandung lemak sehat yang baik untuk tubuh.

Buah-buahan

Ilustrasi Mencuci Buah-Buahan. Foto: Shutterstock
Tak hanya sayuran, buah-buahan juga punya banyak manfaat untuk kesehatan jantung. Selain kaya akan vitamin dan cita rasa yang segar, banyak jenis buah mengandung polifenol, senyawa alami dari tumbuhan yang dipercaya baik untuk jantung dan membantu mengontrol diabetes. Beberapa buah yang direkomendasikan antara lain apel, jeruk, mangga, plum, pir, anggur, dan berbagai jenis beri.

Kacang-kacangan

Almond untuk meningkatkan produksi ASI. Foto: Shutter Stock
Dikutip dari laman Harvard Medical School, kacang-kacangan merupakan sumber serat larut yang sangat baik. Karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, makanan ini dapat memberikan rasa kenyang lebih lama setelah dikonsumsi. Hal ini menjadikan kacang-kacangan pilihan yang bermanfaat bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan.
ADVERTISEMENT
Dengan banyaknya jenis seperti kacang navy, kacang merah, lentil, garbanzo, hingga kacang polong hitam, serta beragam cara mengolahnya, kacang-kacangan menjadi makanan yang sangat fleksibel untuk dikreasikan.
Tak hanya itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang almond, kenari, kacang tanah, dan jenis kacang lainnya dapat mendukung kesehatan jantung. Mengonsumsi sekitar 2 ons kacang setiap hari bahkan dapat membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) sekitar 5%. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung berbagai nutrisi tambahan yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung secara menyeluruh.

Oat

Ilustrasi oat. Foto: Esin Deniz/Shutterstock
Salah satu cara sederhana untuk mulai menurunkan kolesterol adalah dengan sarapan oatmeal atau sereal dingin berbahan dasar oat. Anda juga bisa menambahkan buah seperti pisang atau stroberi untuk menambah asupan serat sekitar setengah gram lagi.
ADVERTISEMENT
Menurut pedoman gizi, kita dianjurkan mengonsumsi 20 hingga 35 gram serat per hari, dengan setidaknya 5 hingga 10 gram berasal dari serat larut.