Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Sampah Sisa Makanan Meningkat saat Ramadan, Sudahkah Kita Berpuasa dengan Benar?
11 Maret 2025 12:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
Saat menahan lapar dan haus sehari penuh, tak sedikit di antara kita jadi lapar mata saat berbuka. Kita berakhir membeli banyak makanan di saat perut belum tentu kuat menampungnya. Makanan yang dibeli tak jarang pun terbuang.
ADVERTISEMENT
Sifat tersebut pun berujung pada meningkatnya fenomena sampah makanan di tiap bulan Ramadan. Dalam catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2023, jumlah sampah organik yang berasal dari sisa makanan di Indonesia naik 20 persen saat Ramadan.
Tentu masalah ini menjadi beban bagi lingkungan, mengingat Indonesia sudah menjadi salah satu negara dengan penghasil sampah makanan terbesar di dunia. Sedangkan Ramadan adalah momen bagi umat Islam untuk meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan.
Dalam Islam, makanan merupakan anugerah dari Allah SWT. Al-Quran mengajarkan manusia untuk tidak hanya menikmati makanan yang telah disediakan-Nya bagi kita, tetapi juga untuk memastikan bahwa kita tidak menyebarkan ‘kerusakan’ di bumi melalui kebiasaan makan kita.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan publikasi berjudul A Guide to an Eco - Conscious Ramadan, (2023), ayat tersebut menjelaskan bahwa umat muslim hanya perlu makan dan minum secara berkelanjutan agar tidak merusak bumi.
Selama bulan Ramadan, acara berbuka puasa dapat sering kali menjadi acara yang boros lantaran makanan yang disiapkan dan dikonsumsi secara berlebihan.
Dikatakan juga dalam Al-Quran Surat Al-A'raf ayat 31, bahwa umat muslim dianjurkan untuk makan dan minum, tapi jangan sampai terbuang percuma.
ADVERTISEMENT
Turut dikatakan dalam Hadis Riwayat Muslim, bahwa Nabi Muhammad memiliki gaya hidup berkelanjutan dan teladannya menunjukkan umat muslim untuk hidup dengan berbagi, peduli, dan dan mengurangi beban lingkungan.
Teladan itu bisa kita lihat dalam cara hidupnya sehari-hari yang dijelaskan oleh istrinya Aisyah.
Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga lingkungan saat Ramadan, berikut tipsnya:
ADVERTISEMENT