Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.86.0
Sebelum Sukses, Denny Caknan Pernah Terlilit Utang Ratusan Juta Gara-gara Judi
23 Juni 2021 13:30 WIB
·
waktu baca 2 menitDiperbarui 13 Agustus 2021 14:10 WIB
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Namun, sebelum sukses seperti sekarang, Denny pernah melalui kehidupan yang kelam. Ia bahkan memiliki utang ratusan juta gara-gara judi.
"Dulu kita judi terus, sampai punya utang Rp 120 juta," ucap Denny Caknan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Pelantun lagu Los Dol itu menghabiskan uang yang didapatnya dari bekerja kantoran untuk berjudi. Ia memang sempat menang beberapa kali, namun pada akhirnya selalu kalah.
Tak hanya berjudi, Denny juga pernah berjualan nomor togel. Penyanyi berusia 27 tahun tersebut juga sering minum-minuman keras.
"Dulu kita pengepul (nomor togel), tapi saya anak buah, bukan bosnya. Saya cuma dapat Rp 60 ribu, per tiga jam nyatet (nomor togel). Bosnya tinggal duduk, santai, nikmati hasil," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Denny Caknan Gadaikan Ijazah Sekolah untuk Bayar Utang
Berbagai cara dilakukan oleh Denny untuk melunasi utang-utangnya. Ia sempat melakukan judi lagi karena berharap menang dan bisa membayar semua utangnya.
Ternyata, pria asal Ngawi itu lagi-lagi gagal memenangkan judi. Ia pun memutuskan untuk menggadaikan barang-barang, termasuk ijazah sekolah.
"Ijazah SMP itu kalau di sana lakunya Rp 5 juta. Hahaha. Ijazah SMA Rp 2 juta. Jadi tergantung yang ngutangin, kalau percaya bisa dapat berapa saja. KTP ibu, bapak, kakak, masuk (digadaikan) semuanya," tuturnya.
Titik Balik Kehidupan Denny Caknan
Selain Denny, orang tua dan kakaknya juga memiliki utang puluhan juta. Di saat sudah terpojok, Denny akhirnya berdiam diri di kamar, merenungi kesalahannya, dan memutuskan untuk kembali ke jalan Tuhan.
ADVERTISEMENT
"Setelah selesai, semua ada jalannya. Aku mikir, bapak kok enggak salat, ya. Aku suruh salat. Aku juga mulai salat, meski enggak lima waktu, berjalanlah dikit-dikit. Karena dari kecil kan sudah ngaji sampai SMA, habis itu lepas," ungkap Denny.
"Akhirnya kembali (ke jalan Tuhan) lagi. Semua dibuka saat itu. Lagu itu ternyata langsung booming, itu dadakan banget," imbuhnya.
Pelantun tembang Kartonyono Medot Janji itu sempat berpikir mengapa ia diberi kesempatan kedua oleh Tuhan, padahal dirinya merupakan penjudi. Kemudian, ia langsung terpikir tindakan yang dilakukannya untuk sang ibu.
"Kita pikirkan lagi ke belakang. Saya mau (kerja) ke mana pun itu pasti dipegangi ibu (tak boleh pergi jauh). Jadi keterbatasan kita yang miskin tadi, kita berontak, dong. Aku pengin kaya, punya duit, dan angkat derajat keluarga diangkat. Aku mau merantau, enggak boleh. Diganduli ibu, mungkin hikmahnya di situ. Berani untuk menemani orang tua di rumah, enggak lari dari orang tua," pungkasnya.
ADVERTISEMENT