Bahaya Meninggalkan Anak di Dalam Mobil

4 April 2025 11:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi anak mudik di mobil. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak mudik di mobil. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Sebagian keluarga saat ini sedang dalam perjalanan kembali dari mudik usai libur Lebaran. Apakah Anda dan keluarga salah satunya, Moms?
ADVERTISEMENT
Jika berkendara dengan mobil pribadi, salah satu yang paling penting adalah menyempatkan waktu istirahat di sela perjalanan. Namun terkadang saat tiba di rest area anak justru sedang tidur, sehingga orang tua tidak tega membangunkannya.
Dalam kondisi seperti ini, ada yang memilih meninggalkan anak sebentar di dalam mobil dengan AC yang menyala. Tapi, ini adalah tindakan yang sangat berbahaya, Moms!
Meninggalkan anak sendirian di dalam mobil, apalagi dalam posisi tidur, bisa berakibat fatal. Baik mobil dikunci atau pun tidak, bahaya yang mengancam sama besarnya.
"Jangan terpikir untuk meninggalkan anak, walau hanya sebentar. Biasanya alasannya 'Ah cuma sebentar, dekat saja. Tidak mengapa ditinggal',’’ kata Inisiator Safe Kids Indonesia Wahyu Minarto kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
"Jika sama sekali tidak bisa menemani anak di mobil, misalnya anak sedang tidur, lebih baik dibawa atau diajak turun. Walau ada kemungkinan si kecil bangun dan menangis, daripada risiko yang lebih tinggi," sambung pria yang akrab disapa Paman Billie ini.
Lantas, apa saja bahaya yang mengintai?

Bahaya Meninggalkan Anak Sendirian di Mobil

Menurut Paman Billie, setidaknya ada beberapa risiko yang mungkin timbul:
-Berisiko keracunan hingga kematian akibat kebocoran gas berbahaya dari emisi mobil yang masuk dari celah mobil.
-Berisiko dehidrasi, terbakar, bahkan kematian akibat panas atau heat stroke karena radiasi matahari yang masuk ke mobil dapat naik suhunya.
-Berisiko kekurangan oksigen.
-Memicu anak trauma.