Tips Jadi Kakek dan Nenek yang Seru buat Cucu

12 Agustus 2024 16:07 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi anak dimanja kakek nenek. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak dimanja kakek nenek. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Hubungan antara kakek nenek dan cucu memang istimewa. Mereka bisa bersenang-senang dan menghabiskan waktu bersama sepanjang hari. Bahkan, kakek nenek memang terlihat lebih sayang cucu dibanding anak sendiri. Setuju nggak, Moms?
ADVERTISEMENT
Kedekatan kakek nenek dengan cucu juga bisa membawa dampak baik bagi kesehatan, lho. Pakar mengatakan, ada banyak manfaat menjadi kakek nenek yang aktif dan dekat dengan cucu. Misalnya memperkuat kesehatan emosional anak, hingga menghilangkan rasa kesepian kakek dan nenek.
Lantas, bagaimana caranya agar dapat membangun hubungan yang seru dan menyenangkan dengan cucu? Yuk, kasih tahu kakek nenek si kecil beberapa tips ini, Moms.

Cara Menjadi Kakek Nenek yang Seru untuk Cucu

1. Meluangkan Waktu
Kakek nenek tidak perlu selalu melakukan hal-hal besar untuk menunjukkan kasih sayang ke cucunya. Pekerja Sosial klinis di Rumah Sakit Anak Valley, Amerika Serikat, Margie Kertzman, menyebut, untuk menunjukkan kehadiran, kakek nenek dapat melakukan hal-hal sederhana seperti rutin video call, menghadiri lomba cucu atau menjemputnya ke sekolah jika sempat.
Ilustrasi anak bersama kakek dan nenek. Foto: Shutter Stock
“Berpartisipasi dalam kegiatan sepulang sekolah cucu adalah cara yang bagus. Serta bisa menunjukkan kepada cucu bahwa si kecil sangat berarti bagi kakek dan neneknya,” ujar Kertzman dikutip dari Parents.
ADVERTISEMENT
Kertzman mengatakan, daripada mainan, cucu lebih suka kakek neneknya menyisihkan waktu untuk bermain bersama.
2. Update Informasi
Nah, ini biasanya yang sering jadi konflik saat kakek nenek saat ingin terlibat dalam mengasuh cucunya. Ya Moms, pastikan orang tua Anda paham update informasi terbaru soal parenting atau kesehatan anak. Sebab, yang kakek nenek lakukan saat membesarkan anak, mungkin saja sudah tidak relevan saat ini.
Hal ini mungkin memang sedikit sulit bagi beberapa keluarga, tapi cobalah tetap melakukan pendekatan yang baik dengan kakek nenek si kecil agar mereka mendapat update informasi terbaru seputar cara mengasuh anak.
3. Berkomunikasi Secara Teratur
Membangun komunikasi yang baik dan teratur menjadi kunci berikutnya. Komunikasi yang baik perlu dilakukan terutama jika kakek nenek tinggal di tempat yang berbeda dengan anak.
Ilustrasi Bayi yang Diasuh Kakek dan Nenek Foto: Shutter Stock
Kemajuan teknologi saat ini membuat kakek nenek dapat berkomunikasi dengan berbagai alat, baik panggilan telepon, pesan singkat maupun panggilan video.
ADVERTISEMENT
4. Ceritakan Tradisi Keluarga
Coba bilang ke kakek nenek si kecil untuk sesekali menceritakan tradisi keluarga. Hal itu penting agar si kecil semakin paham dengan silsilah keluarganya. Tak ada salahnya juga bila kakek nenek menurunkan tradisi keluarga, seperti membuat kerajinan atau masakan tertentu yang resepnya sudah turun-temurun.
5. Dengarkan Keluh Kesah Cucu
Sesekali kakek nenek perlu menahan naluri untuk memberi mereka nasihat. Ada saatnya mereka hanya ingin bercerita, didengarkan dan didukung tanpa diberi nasehat ataupun masukan dari orang yang lebih tua.
Ilustrasi Bayi yang Diasuh Kakek dan Nenek Foto: Shutter Stock
6. Bersikaplah Empati
Ingatlah perjalanan hidup kakek nenek dan cucunya pasti berbeda. Apa yang kakek nenek alami, belum tentu dialami oleh cucu, begitu juga sebaliknya.
Terkadang, bersikap empati dan menjadi tempat menangis saat ada masalah bisa membuat cucu senang. Di lain waktu, cucu bahkan mungkin saja meminta nasihat untuk menangani kesulitan mereka.
ADVERTISEMENT