Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Diduga Depresi Ortu Meninggal, Pria Jember Panjat Atap Warga-Bakar Rumah Kakak
10 Maret 2025 10:42 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Seorang pria asal Jember, Jatim, berinisial SL (26) melakukan sejumlah aksi kriminal. Hal ini dilakukan diduga karena SL depresi setelah orang tuanya (ortu) meninggal dunia beberapa tahun lalu.
ADVERTISEMENT
"Dari pemeriksaan sementara, diduga pelaku mengalami depresi setelah kedua orang tuanya meninggal dunia," kata Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono saat dihubungi wartawan, Senin (10/10).
Kasus kriminal SL terungkap setelah dia naik ke atap genteng rumah warga di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali, Sabtu (8/3) pukul 14.00 WITA.
SL saat itu kepergok pemilik saat hendak membuka kaca jendela dari halaman rumah. SL kemudian diteriaki maling oleh pemilik sehingga tetangga mengamankannya. SL pun diamuk massa dan diamankan oleh polisi.
Sebelum memanjat genteng warga di Desa Tusan, SL diketahui tak membayar biaya travel. Saat itu, sopir berinisial SA (40) tahun mengatakan SL menumpang mobil travelnya tujuan Jember-Denpasar, Sabtu (8/9).
ADVERTISEMENT
Namun, SL lompat dari jendela mobil begitu tiba di Desa Tusan. SL ogah membayar ongkos. Sopir melihat SL kabur bersembunyi ke permukiman warga.
Bakar Rumah Kakak
Polisi akhirnya menghubungi keluarga SL di kampung halamannya di Jember. Kakaknya berinisial TK menyampaikan permintaan maaf dan bakal mendatangi Polsek Banjarangkan menyelesaikan kasus ini.
Berdasarkan keterangan TK, SL juga sempat membakar rumahnya akibat depresi tersebut. Widiono tak membeberkan lebih lanjut kapan dan tindak lanjut dari pembakaran rumah tersebut.
"Menurut keterangan dari kakak pelaku, pelaku juga sempat merusak dan membakar rumah kakaknya, tapi untuk kasus pembakaran itu saya tidak tahu lebih lanjut karena bukan kewenangan kami, " katanya.
Widiono mengatakan, SL saat ini masih diamankan di Polsek Banjarangkan menunggu kehadiran kakaknya, TK.
ADVERTISEMENT