Esai Foto: Pasar Tanah Abang 'Mati Suri' saat Idul Fitri

5 April 2025 9:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Seorang pengendara sepeda motor melintas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pengendara sepeda motor melintas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Pasar Tanah Abang yang biasanya ramai dengan aktivitas jual beli tampak lengang saat masa Lebaran. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan hingga Senin (31/3), sekitarnya 81 persen dari 2,1 juta warga Jakarta dan sekitarnya sudah pulang kampung.
Suasana saat masa lebaran sepi di Blok B dan Blok A Pasar Tanah Abang. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana saat masa lebaran sepi di Blok B dan Blok A Pasar Tanah Abang. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Spanduk pengumuman tutup dan buka terpasang di Blok C Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Konsumen yang mudik ke kampung halaman membuat pedagang melakukan hal yang sama. Akibatnya, kios-kios di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara itu tutup rapat dengan kunci gembok terpasang.
Manekin berjejer tanpa busana di salah satu kios yang tutup saat lebaran di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kolase foto ruko pertokoan yang tutup saat lebaran di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tidak hanya kios yang sepi, troli-troli yang biasa digunakan untuk mengangkut barang dagangan juga tampak tertumpuk di beberapa sudut pasar. Manekin-manekin yang biasanya mengenakan berbagai model busana pun kini berjejer tanpa busana, menandakan vakumnya aktivitas perdagangan di pasar tersebut.
ADVERTISEMENT
Tumpukan troli-troli yang biasa digunakan untuk mengangkut barang di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Meski demikian, masih ada segelintir pedagang yang memilih tetap bertahan. Mereka menunda kepulangan ke kampung halaman dan berencana mudik setelah H+7 Lebaran. Keputusan itu mereka ambil agar mereka masih bisa melayani pelanggan yang membutuhkan barang dagangan setelah masa libur Idul Fitri berakhir.
Portal dengan kawat berduri menutup gerbang di kawasan kios Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Bajaj melintas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Salah satunya Roni, pedagang asal Padang, mengungkapkan bahwa dirinya menunda kepulangan ke kampung halaman demi memanfaatkan pembeli yang masih berbelanja di masa Lebaran. Menurutnya, meskipun jumlah pelanggan berkurang signifikan, biasanya suka masih ada konsumen yang mencari barang. Selain itu, ia juga mempertimbangkan harga tiket yang diprediksi lebih murah serta ingin menghindari kepadatan arus mudik.
Warga menikmati kuliner bakso di trotoar kawasan Blok D Pasar Tanah Abang. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Suasana sepi ini menjadi pemandangan yang kontras dibandingkan hari-hari biasa ketika Pasar Tanah Abang penuh dengan hiruk-pikuk transaksi antara penjual dan pembeli. Namun, dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan pasar akan kembali bergeliat seiring dengan kepulangan para pedagang dari kampung halaman.
Pedagang menjajakan dagangannya di salah satu halte kecil di Pasar Tanah Abang. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan