Gunung Marapi Erupsi Pagi Ini, Warga Dengar Dentuman Keras

2 April 2025 8:11 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat meletus pada Minggu pagi (16/3/2025). Foto: ANTARA/HO-Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat meletus pada Minggu pagi (16/3/2025). Foto: ANTARA/HO-Istimewa
ADVERTISEMENT
Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi pada Rabu (2/4) sekitar pukul 06.25 WIB. Erupsi ini tercatat dalam seismogram dengan durasi 57 detik dengan amplitudo 1,6 milimeter.
ADVERTISEMENT
"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pada Rabu pagi pukul pukul 06.25 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 350 meter di atas puncak gunung," kata Petugas PGA Gunung Marapi, Teguh, dikutip dari Antara.
Berdasarkan data PGA, kolom abu di gunung api dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur laut.
Erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar pada Rabu dini hari pukul 02.29 WIB. Foto: ANTARA/HO-Humas PGA Gunung Marapi

Warga Dengar Dentuman Keras

Sebelumnya pada Selasa (1/4) dini hari, PGA Gunung Marapi erupsi pukul 22.33 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,6 milimeter serta berdurasi sekitar 34 detik.
Letusan pada hari kedua Idul Fitri 1446 H ini diiringi dentuman cukup keras. Sejumlah warga di berbagai daerah seperti di Kabupaten Tanah Datar dan Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, mendengar dentuman keras.
Pekerja merenovasi Surau Kasiak An Nur yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Marapi di Simpang Bukik, Nagari Bukik Batabuah, Agam, Sumatera Barat, Sabtu (20/7/2024). Foto: Iggoy el Fitra/Antara Foto
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Marapi berada pada Level II atau Waspada.
ADVERTISEMENT
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi antara lain masyarakat, pendaki, atau pengunjung, diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
PVMBG mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Marapi untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan.