Israel Tembak Mati Remaja Palestina 17 Tahun di Barat Bethlehem

5 April 2025 10:25 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Seorang pengunjuk rasa Palestina menendang tabung gas air mata selama ketika buldoser tentara Israel menghancurkan sebuah sekolah, di desa Jabbet al-Dhib, sebelah timur Bethlehem di Tepi Barat yang diduduki, Minggu (7/5/2023). Foto: Hazem Bader/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pengunjuk rasa Palestina menendang tabung gas air mata selama ketika buldoser tentara Israel menghancurkan sebuah sekolah, di desa Jabbet al-Dhib, sebelah timur Bethlehem di Tepi Barat yang diduduki, Minggu (7/5/2023). Foto: Hazem Bader/AFP
ADVERTISEMENT
Tentara Israel menembak mati seorang remaja Palestina berusia 17 tahun, di Husan, Tepi Barat, Kamis (3/4). Mereka berdalih remaja itu mencoba melempari tentara dengan batu.
ADVERTISEMENT
“Pada Kamis malam beberapa teroris melemparkan batu ke arah Jalan 375 yang berdekatan dengan Husan,” kata Militer Israel seperti dikutip dari AFP.
“Tentara yang beroperasi di daerah tersebut membalas dengan tembakan ke arah teroris, melenyapkan satu teroris dan mengenai satu teroris lainnya,” sambung mereka.
Wali Kota Husan, Jamal Sabateen, menyebut kejadian itu tepatnya terjadi di sebelah barat Bethlehem.
“Tentara Israel menembaki mereka, menewaskan satu orang dan melukai yang lain. Tentara menangkap mereka, dan hingga kini, mereka belum dikembalikan," kata Sabateen.
Keterangan Kementerian Kesehatan Palestina, remaja yang jadi korban tewas itu teridentifikasi sebagai Yussef Zaoul.
Adapun lokasi penembakan selama beberapa bulan menjadi target operasi militer Israel. Militer Israel menuding kawasan sebelah barat Betlehem dipakai sebagai markas milisi Palestina.
ADVERTISEMENT
Sejak perang di Gaza pecah pada 2023, Israel meningkatkan serangan ke wilayah Palestina lainnya, Tepi Barat. Sebanyak 917 warga Palestina tewas akibat gelombang serangan Israel ke sana.