Karding: Kemlu Nego Saudi soal Eksekusi Mati Susanti, Kumpulkan Dana Pengganti

2 April 2025 14:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Diptalk bersama Menteri P2MI Abdul Kadir Karding. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Diptalk bersama Menteri P2MI Abdul Kadir Karding. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) bersama Kementerian Luar Negeri tengah mencari jalan untuk membebaskan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, Susanti, dari hukuman mati.
ADVERTISEMENT
Susanti ialah PMI asal Kabupaten Karawang yang berstatus non-prosedural. Ia divonis hukuman mati usai diduga membunuh anak majikannya di Arab Saudi.
Tenggat waktu bagi Susanti untuk membayar dana diyat (dana yang dibayarkan pelaku pembunuhan kepada keluarga korban) ialah tanggal 9 April.
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengatakan, pihaknya tengah melakukan upaya untuk mengulur waktu atas hukuman mati yang diterima Susanti.
"Kita terus mengulur waktu sambil coba cari dana pengganti, dan sekarang ini Kementerian Luar Negeri itu sedang melakukan negosiasi, mengulur waktu supaya bisa diundur dari April," kata Karding di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (2/4).
Lanjut dia, Kementerian P2MI dan Kementerian Luar Negeri, tengah menyiapkan dana pengganti atas vonis hukuman tersebut.
ADVERTISEMENT
"Semua pihak tengah mengupayakan kebutuhan dananya, mudah-mudahan tidak sampai ratusan miliar. Tetapi, mudah-mudahan seperti yang pernah sebelumnya Rp 40 miliar lebih," ujarnya.
Saat ini, Kementerian Luar Negeri telah mendapatkan dan sebesar Rp 10 miliar sebagai dana pengganti atas vonis hukuman yang diterima Susanti.
"Kemlu sudah punya uang Rp 10 miliar, kita upayakan semaksimal mungkin semampu kita bagaimana susanti bisa terselamatkan. Kita cari kekurangannya, yang penting kita terus negosiasi bagaimana agar tidak eksekusi pada April ini, karena sebenarnya, jadwal eksekusinya pun sudah lama, dan terus kita ulur sambil kita cari dana," ungkapnya.