Kemendiktisaintek Salurkan Rp 48,2 T ke 500 Ribu Lebih Penerima KIP Kuliah

14 Maret 2025 12:37 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sekjen Kemendiktisaintek Togar M. Simatupang menyampaikan sambutan dalam sosialisasi dan penyerahan beasiswa KIP kuliah dan afirmasi pendidikan tinggi tahun 2025, di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2025).  Foto: Alya Zahra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen Kemendiktisaintek Togar M. Simatupang menyampaikan sambutan dalam sosialisasi dan penyerahan beasiswa KIP kuliah dan afirmasi pendidikan tinggi tahun 2025, di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
ADVERTISEMENT
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyalurkan dana sebesar 4,82 triliun kepada 544.384 rekening penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
ADVERTISEMENT
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan, penyaluran dana beasiswa ini dikirimkan secara rapel, mulai dari bulan Januari, Februari, dan Maret. Dia mengatakan, jumlah penerima ini masih dalam tahap on going, sehingga masih ada kemungkinan untuk bertambah.
“Jadi yang bulan Januari, Februari, Maret itu kita sudah mentransfer ke rekening adik-adik, tadi seberapa? Rp 4,82 triliun kepada 554.384 ribu mahasiswa yang penerima on going,” tutur Brian usai menghadiri Penyerahan Beasiswa KIP Kuliah dan Afirmasi Pendidikan Tinggi Tahun 2025, Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat, Jumat (14/3).
Brian menegaskan, tidak ada perubahan kuota ataupun anggaran untuk pemberian beasiswa KIP Kuliah dan ADIK (Afirmasi Pendidikan Tinggi), meskipun ada efisiensi anggaran di sejumlah kementerian ataupun lembaga.
Kuota beasiswa KIP Kuliah sendiri berjumlah 1.040.192 dengan pagu anggaran sebesar Rp 14,69 triliun. Sementara kuota untuk beasiswa (ADIK) berjumlah 9.141 untuk mahasiswa 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Foto: Dok. Kemdikbud
“Untuk kuota beasiswa tidak ada yang berkurang sesuai dengan arahan Pak Presiden, beasiswa KIP, ADIK itu tidak ada yang berkurang. Jadi semua tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan dari awal,” ungkap Brian.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Brian menjelaskan alasan dana beasiswa KIP Kuliah dikirim secara rapel untuk mengetahui laporan dan kinerja dari penerima beasiswa tersebut.
“Kemudian terkait dengan kemudahan administrasi memang selama ini kan transfernya tiga bulan di belakang karena alasan kita ingin mendapatkan laporan dan seterusnya kinerja [penerima], dan sebagainya ya,” ucapnya.