Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
4 tempat wisata di Puncak, Bogor, Jawa Barat, disegel pada Kamis (6/3), oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, hingga Bupati Bogor Rudy Susmanto.
ADVERTISEMENT
Mereka menduga sejumlah tempat wisata itu melakukan alih fungsi lahan di kawasan hulu sungai. Penyegelan dilakukan usai banjir besar melanda Bogor, Bekasi, dan sekitarnya.
Awalnya, wartawan mendapatkan informasi bahwa di Kamis itu ada agenda penanaman pohon di Bendungan Ciawi pukul 7.30 WIB, tapi agenda ternyata berubah.
Berikut kronologinya:
Pukul 8.30 WIB - Pabrik Teh Ciliwung (Telaga Saat)
Rombongan disebut telah menyegel Pabrik Teh Ciliwung di Telaga Saat, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Menurut orang yang ikut rombongan, di wilayah ini sudah berdiri bangunan tempat wisata.
Pukul 10.00 WIB - Hibis Fantasy
Rombongan pun beranjak ke Hibisc Fantasy di Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, lalu memasang plang penyegelan.
Pukul 10.30 WIB - PTPN
Rombongan lalu berangkat ke PTPN yang jaraknya hanya 5 menit perjalanan. Mobil dan motor pun konvoi.
ADVERTISEMENT
Di PTPN ini ada bangunan pabrik yang kemudian dipasangi plang penyegelan.
Zulhas lalu membuka sesi wawancara, menjelaskan bahwa PTPN ini membuka KSO (Kerja Sama Operasi) tempat-tempat wisata di Puncak.
13.00 WIB - Eiger Adventure Land
Rombongan awalnya bergerak ke Bendungan Ciawi untuk acara penanaman pohon. Letak bendungan ini ada di Kecamatan Megamendung.
Rombongan cukup lama berada di bendungan ini, lalu beranjaklah ke Eiger Adventure Land.
Kendati sama-sama di Megamendung, rombongan menempuh perjalanan sekitar 1 jam untuk tiba di Eiger Adventure Land dari bendungan.
Tempat ini dijaga sekuriti di bagian depan sehingga tidak bisa sembarangan orang masuk.
Rombongan langsung melakukan penyegelan: Zulhas, Menteri Hanif, dan Gubernur Dedi ikut menyemen plang segel.
Rombongan berada di Eiger ini sekitar 30 menit, lalu Demul memisahkan diri karena ingin melihat-lihat sekitar.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan, di Eiger ini dipasang beton dan ada aspal.
Demul Menangis
Momen Demul menangis ada di Eiger ini. Saat lagi keliling, Demul melihat ke arah hutan lindung, di situ ada 2 titik longsoran.
Dedi langsung lemas, kemudian bersandar di area besi tertunduk, lalu mengeluarkan air mata. Punggungnya sempat dielus oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi.
"Ini tata ruangnya bagaimana? Boleh enggak?" tanya Demul ke Ditjen Gakkum LH, Rasio Ridlo Sani.
Rasio Ridlo Sani kemudian menjawab akan mendalami terkait hal tersebut. "Nanti kami akan dalami dulu pak," katanya.
"Ini kan di lahan hutan, siapa yang ngasih izin?" tanya Dedi. Ketua DPRD Sastra Winara pun hadir di situ menyimak.
ADVERTISEMENT
Wawan-lah yang menjawab, "Ini yang ngasih izin bupati sebelumnya, Ade Yasin."