Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Sama seperti di Indonesia, jiran kita Malaysia akan bersiap dengan tradisi tahunnya saat jelang Lebaran. Di Indonesia istilah itu dikenal dengan mudik, di Malaysia mereka menyebutnya Balik Kampung.
ADVERTISEMENT
Balik Kampung Idul Fitri 2025 ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Diprediksi pemudik kota-kota besar akan meroket lantaran Idul Fitri bertepatan dengan libur festival Qing Ming yang dirayakan oleh warga Tiong Hoa di sana.
Pada 2025 festival Qing Ming akan jatuh pada 4 April. Sementara di Idul Fitri bakal dirayakan pada 31 Maret atau 1 April 2025.
Kota-kota yang bersiap dengan ledakan eksodus Balik Kampung adalah Kuala Lumpur dan kota-kota sekitar, Klang Valley sampai Johor Bahru.
Seorang warga Kuala Lumpur Hafiz (38) sudah mempersiapkan diri untuk mudik, kendati kemacetan panjang diprediksi terjadi. Hafiz berencana lebaran di kampungnya di Batu Pahat sejauh 250 kilometer selatan Kuala Lumpur.
Hafiz mengatakan, akan mengajak istri dan tiga anaknya untuk Balik Kampung. Dia sudah menentukan tanggal mudik yaitu 28 Maret 2025.
ADVERTISEMENT
“Kami berencana untuk berangkat pukul 3 pagi karena biasanya hanya pada saat itulah lalu lintas bergerak,” katanya Hafiz seperti dikutip dari Strait Times.
Ia lalu menambahkan setiap mudik pastinya mobilnya berisi makanan ringan sampai botol air minum. Logistik urusan perut itu disiapkan karena jika biasanya perjalanan pulang kampung tiga jam waktu normal, maka saat Lebaran bisa kali lipat lama perjalanannya.
Warga Kuala Lumpur lain yang akan Balik Kampung adalah Rajesh Kumar. Kerja di ibu kota, tempat tinggal asal dari Rajesh berada di Parit Buntar Perak.
“Kami biasanya berangkat tepat setelah Subuh untuk menghindari kemacetan di tengah pagi. Saya menyiapkan pendingin berisi minuman dan kue, menyiapkan beberapa power bank, dan memastikan mobil dalam kondisi baik,” katanya kepada The Straits Times.
ADVERTISEMENT
Operator jalan tol di Malaysia, Plus, memprediksi puncak arus mudik pada 28-29 Maret. Akan ada 2.2 juta kendaraan meninggalkan Kuala Lumpur dalam rentan waktu itu.
Sedangkan arus balik diperkirakan terjadi pada 4 sampai 6 April. Kepadatan lalu lintas akan naik sampai 20 persen dibanding hari biasa.