Penjelasan Kades di Sukabumi soal Ambulans Angkut Wisatawan

1 April 2025 22:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ambulans yang angkut wisatawan menuju Sukabumi. dok istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ambulans yang angkut wisatawan menuju Sukabumi. dok istimewa
ADVERTISEMENT
Pemerintah Desa (Pemdes) Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, angkat bicara soal sebuah ambulans diberhentikan polisi karena kedapatan membawa wisatawan saat menuju Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (1/4).
ADVERTISEMENT
Kepala Desa (Kades) Kompa, Yulianti, menyatakan ambulans itu bukan mengangkut wisatawan. Menurut dia, beberapa orang di dalam ambulans itu merupakan warga Desa Kompa yang bertujuan menjenguk anggota keluarganya di Lapas.
Kepala Desa (Kades) Kompa, Yulianti. Foto: Dok. Istimewa
"Saya Kepala Desa Kompa memohon maaf atas segala kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan oleh staf kami yaitu sopir ambulans. Setelah saya klarifikasi ternyata beliau bukan mengantar untuk berwisata, tetapi untuk mengantar warga kami yang tidak mampu ke lapas karena memang keluarganya ada di lapas," ujar Yulianti.
Dia menyatakan telah memberikan tindakan tegas dan meminta sopir ambulans tersebut agar tidak lagi mengulangi hal serupa.
Sementara itu, Yuyu, sopir ambulans Desa Kompa mengakui bahwa dirinya memakai ambulans itu tanpa meminta izin kepada kades. Dia pun meminta maaf atas kejadian tersebut.
Yuyu, sopir ambulans Desa Kompa. Foto: Dok. Istimewa
"Sebenarnya bukan untuk berwisata ke Palabuhanratu, ini mengantarkan ibu-ibu menjenguk anaknya ada di Lapas. Saya memohon maaf ke semua pihak," ujar Yuyu.
ADVERTISEMENT

Ambulans Disetop Polisi

Sebelumnya ambulans Desa Kompa ini disetop polisi ketika menerobos kemacetan di persimpangan Tol Bocimi exit Parungkuda, Selasa (1/4).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar mengatakan, ambulans itu dihentikan di exit Tol Parungkuda tepatnya di persimpangan lampu merah Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi).
Menurut Yanuar, ambulans itu melambung ke kanan menggunakan sirene dan rotator. Akan tetapi saat dicek, tidak membawa pasien.
Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ada pasien dalam ambulans. Dari pengakuan orang di dalam ambulans, mereka berniat menjenguk warga yang sedang dirawat di RSUD Sekarwangi.
Ilustrasi ambulans. Foto: Shutterstock
"Jadi pengakuan penumpang infonya mau besuk ke Rumah Sakit Sekarwangi, tapi dilihat dari penampilan diduga mau wisata," kata Yanuar.
ADVERTISEMENT
Karena tidak ada kepentingan mendesak, ambulans tersebut diputar balik oleh polisi.
"Kalau pun itu memang mau menengok tidak diperkenankan menggunakan kendaraan darurat jadi diputar arah disuruh menggunakan kendaraan pribadi," pungkasnya.