Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Tahun ini, hari raya Idul Fitri di Gaza tak sepenuhnya membawa kegembiraan bagi warga Palestina.
ADVERTISEMENT
Di tengah perang yang berkepanjangan dan persediaan makanan yang menipis, perayaan yang biasanya diisi dengan kebersamaan keluarga dan hidangan khas berubah menjadi perjuangan untuk bertahan hidup.
Ratusan warga tampak melaksanakan salat Id di luar reruntuhan masjid yang hancur akibat serangan.
Seorang warga Deir al-Balah, Adel al-Shaer, mengungkapkan kehilangan besar yang dialaminya.
“Kami kehilangan orang-orang yang kami cintai, anak-anak kami, kehidupan kami, dan masa depan kami,” katanya sambil menangis, seperti diberitakan AP, Minggu (30/3).
Dua puluh anggota keluarganya tewas dalam serangan Israel, termasuk empat keponakannya beberapa hari lalu.
Israel mengakhiri gencatan senjata dengan Hamas awal Maret ini setelah kelompok tersebut menolak perubahan pada kesepakatan yang dibuat pada Januari lalu.
Sejak itu, serangan udara dan darat Israel terus berlanjut, menewaskan ratusan warga Palestina.
ADVERTISEMENT
Israel Serang Gaza saat Idul Fitri
Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel pada hari Minggu (30/3) terhadap sebuah rumah dan tenda penampungan menewaskan sedikitnya delapan orang, termasuk lima anak-anak. Serangan ini terjadi saat warga Palestina merayakan hari pertama Idul Fitri.
"Ada delapan orang yang menjadi martir, termasuk lima anak-anak, setelah serangan udara Israel sebelum fajar terhadap sebuah rumah dan tenda yang menampung orang-orang telantar di Khan Yunis," kata Mahmud Bassal, juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, dikutip dari AFP.
Serangan udara hari Minggu terjadi saat para mediator — Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat — melanjutkan upaya untuk menengahi gencatan senjata dan mengamankan pembebasan sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.
ADVERTISEMENT
14 Tewas
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina menemukan 14 jenazah pekerja kesehatan di Rafah, Mereka tewas dalam serangan udara Israel saat perayaan Idul Fitri.
Dilansir Al Jazeera, total sudah 35 orang tewas dalam sepekan terakhir atas serangan Israel selama Ramadan. Demikian pernyataan pejabat Kesehatan Palestina.