Polri Dirikan 1.738 Pos Pengamanan di Sepanjang Jalur Mudik

21 Maret 2025 13:38 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pos pengamanan di arus mudik pantura H-4 Lebaran di  Bekasi, Sabtu (6/4/2024). Foto: Agaton/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pos pengamanan di arus mudik pantura H-4 Lebaran di Bekasi, Sabtu (6/4/2024). Foto: Agaton/kumparan
ADVERTISEMENT
Menko Polkam Budi Gunawan memastikan, Polri telah mendirikan ribuan pos pengamanan di sepanjang jalur mudik Idul Fitri 2025.
ADVERTISEMENT
Selain pos pengamanan, disediakan juga ratusan pos pelayanan terpadu. Pos-pos ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik yang aman dan lancar.
"Untuk menjamin kelancaran pemudik, pemerintah akan meningkatkan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan akan ditingkatkan. Polri menyiapkan 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu akan disiagakan di sepanjang jalur mudik," ujar BG dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (21/3).
Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan pers terkait pemulangan warga negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO) di Terminal 3 VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/3/2025). Foto: ANTARA FOTO/POOL/Muhammad Iqbal
Tak hanya itu, untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, pemerintah juga sudah menyiapkan skema modifikasi cuaca, yang akan diterapkan di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
"Selain itu, kesiapsiagaan penanganan bencana alam banjir, longsor, dan cuaca ekstrem akan ditingkatkan melalui Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Untuk diketahui, upaya ini merupakan hasil dari rapat lintas sektoral antar lembaga pemerintah. Begitupun ini sebagai wujud kehadiran pemerintah untuk masyarakat yang mudik Lebaran.
"Kebijakan Kemenko Polkam menghadapi Idul Fitri 1446 H tahun 2025 adalah menghadirkan negara di tengah masyarakat dengan rapid response yang dapat diandalkan dan terkoordinir lintas kementerian," tutupnya.