Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Puluhan Personel TNI-Polri Masih Coba Redam Bentrok Massa di Maluku Tengah
3 April 2025 18:52 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Bentrokan kelompok masyarakat Desa Sawai dan Rumaolat Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Kamis (3/4) masih berlangsung hingga saat ini. Bentrokan terjadi sejak pukul 10.00 WIT.
ADVERTISEMENT
"Bentrokan masih berlangsung. Kapolres masih di sana. Dan BKO Polda [Maluku] sudah sampai ke sana. [Ada] 58 personel," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminnulla saat dihubungi kumparan.
Areis mengatakan, akibat bentrokan itu, satu anggota polisi tewas dan empat warga mengalami luka berat.
"Tapi memang betul tadi pagi, hari Kamis kan, jam 10, terjadilah kejadian bentrokan. Kemudian anggota kita mengamankan melerai, itu gabungan dengan TNI," kata dia.
"Kemudian ada korban anggota kita. Sementara yang kita dikasih tau. Informasi yang kita dapat sementara masih anggota kita. Sudah dibawa ke puskesmas. Iya (Sudah meninggal)," ujarnya.
Ketegangan bermula setelah salah satu sopir warga Negeri Rumaolat dihajar massa setempat saat melintas negeri jalur Sawai.
ADVERTISEMENT
Akibatnya, warga Rumaloat yang mengetahui hal itu langsung merespons degan tembakan.
Mendengarkan bunyi tembakan dari warga Rumaloat, warga Sawai langsung merespons dan mengumpulkan massa dan menuju ke perbatasan antara Sawai dan Rumaloat sembari membawa senjata tajam.
Setibanya di perbatasan Negeri Sawai dan Negeri Rumaolat, kedua massa bertemu dan terjadi aksi saling serang dengan menggunakan senapan angin, alat tajam dan batu.