Satgas PKH Menhan Sjafrie Serahkan 438 Ribu Hektare Lahan Sawit ke BUMN Agrinas

26 Maret 2025 13:48 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ditemui di Kejagung, Jakarta pada Rabu (26/3/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ditemui di Kejagung, Jakarta pada Rabu (26/3/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
ADVERTISEMENT
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan lahan sawit seluas 438.865 hektare ke BUMN PT Agrinas Palma Nusantara.
ADVERTISEMENT
Kepala Pelaksana Satgas PKH yang merupakan Jampidsus Kejagung RI, Febrie Adriansyah menjelaskan penyerahan ini dilaksanakan dalam 2 tahap. Pada tahap I, Satgas PKH telah menyerahkan 221.868,421 hektare.
"Pada hari ini Satgas PKH kembali bersiap untuk menyerahkan luasan lahan kawasan hutan yang akan diserahkan seluas 216.997,75 hektare yang terdiri dari 109 perusahaan," ujarnya di Kejagung, Jakarta pada Rabu (26/3).
Adapun lahan sawit yang diserahkan ke Agrinas Palma Nusantara ini merupakan bagian dari 1.001.674,14 hektare lahan sawit ilegal yang sudah dikuasai oleh negara. Lahan ini diambil dari 369 perusahaan dan tersebat di 9 provinsi dan 64 kabupaten.
Penandatanganan Berita Acara Penguasaan Kembali Perkebunan Kelapa Sawit oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan Berita Acara Penyerahan Lahan Sawit ke PT Agrinas Palma Nusantara di Kejagung, Jakarta pada Rabu (26/3/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
"Yang kedua, dapat kami kuasai hingga hari ini seluas 1.001.674,14 hektare. Ini kita kuasai tersebar di 9 provinsi, 64 kabupaten, dan terdiri dari 369 perusahaan," tutur Febrie yang juga Jampidsus Kejagung RI.
ADVERTISEMENT
Berita Acara Penyerahan ini pun ditandatangani pihak pemerintah dan Agrinas Palma Nusantara di Kejagung RI, Jakarta pada Rabu (26/3). Yang bertanda tangan adalah Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut PT Agrinas Palma Letjen TNI (Purn.) Agus Sutomo, serta Kabareskrim Komjen Wahyu Widada dan Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari sebagai saksi.
Usai acara, Ketua Pengarah Satgas PKH Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan tentang alasan Satgas PKH menunjuk PT Agrinas Palma sebagai pengelola lahan sawit yang telah dikuasai kembali.
Kejagung resmi serahkan 221 ribu hektare lahan perkebunan sawit ke PT Agrinas Palma Nusantara, hasil sitaan kasus dugaan korupsi PT Duta Palma Group, Senin (10/3/2025). Foto: Fariza/kumparan
“Jadi pembentukan Agrinas Palma ini adalah satu simpul korporasi yang dibentuk oleh negara untuk mengoptimalkan produksi sawit kita ini. Tentunya Agrinas Palma harus siap dengan leadership, siap dengan manajemen sehingga produksinya tidak boleh menurun bahkan harus meningkat,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
“Sebab tujuan kita adalah meningkatkan produksi ini untuk memperbesar manfaatnya bagi keberpihakan pemerintah terhadap rakyat. Jadi ini yang menjadi highlight kita. Dan Agrinas Palma akan bekerja sama dengan PTPN, akan bekerja sama sehingga kita tidak boleh bekerja secara sembrono tapi terukur dan produktif,” kata dia.