Sempat 2 Kali Alami Gangguan Pernapasan Akut, Paus Fransiskus Tidur Lelap

4 Maret 2025 16:55 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Seorang pria mencium tangan Paus Fransiskus saat keberangkataannya menuju Papua Nugini usai berkunjung ke Indonesia id Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Indonesia, Jumat, 6 September 2024.  Foto: Tatan Syuflana/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria mencium tangan Paus Fransiskus saat keberangkataannya menuju Papua Nugini usai berkunjung ke Indonesia id Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Indonesia, Jumat, 6 September 2024. Foto: Tatan Syuflana/Pool via REUTERS
ADVERTISEMENT
Vatikan mengungkapkan Paus Fransiskus beristirahat dengan lelap pada Senin (3/3) malam. Paus Fransiskus sempat mengalami gangguan pernapasan akut dua kali pada Senin.
ADVERTISEMENT
Karena kondisi itu, Paus Fransiskus harus menggunakan ventilasi mekanis non-invasif untuk membantunya bernapas.
"Paus tidur sepanjang malam dan lanjut beristirahat," kata Vatikan dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Selasa (4/3).
Paus Fransiskus tidak terlihat di depan publik sejak dirawat di rumah sakit, menjadikan absen terlamanya sejak dia memulai tugas kepausan pada Maret 2013. Dokter juga tidak mengungkapkan sampai kapan perawatan akan dilakukan.
Gangguan pernapasan akut yang dialami Paus Fransiskus pada Senin disebabkan oleh akumulasi lendir endobronkial yang signifikan. Paus Fransiskus disebut mengalami bronkospasme, kondisi yang mirip dengan serangan asma, dan memerlukan dua bronkoskopi atau prosedur untuk memeriksa saluran udaranya.
Vatikan mengatakan, kondisi Paus Fransiskus masih dijaga, yang artinya kondisinya masih belum keluar dari bahaya.
ADVERTISEMENT
Pejabat Vatikan yang enggan disebutkan namanya mengatakan, hasil pemeriksaan darah yang dilakukan pada Senin malam menunjukkan kondisi Paus Fransiskus tetap stabil.
Dokter Paus Fransiskus percaya gangguan pernapasan yang dialami merupakan bagian dari respons normal tubuhnya dalam melawan infeksi.
Selama 2 tahun terakhir, Paus Fransiskus mengalami sejumlah serangan kesehatan dan rentan terhadap infeksi paru-paru karena menderita radang selaput dada saat muda, dan salah satu dari paru-parunya telah diangkat.
Pneumonia ganda merupakan infeksi serius yang menyerang dua paru-paru yang dapat meradang dan melukainya, membuat penderitanya kesulitan bernapas.