Wakil Ketua MPR: Masih Ada Sekolah Madrasah di Jakarta yang Belum Dapat MBG

3 Februari 2025 23:19 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (31/1/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (31/1/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi VIII Fraksi PKS sekaligus Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengungkapkan dalam kunjungannya ke beberapa sekolah di Jakarta ditemukan masih ada madrasah yang belum mendapatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
ADVERTISEMENT
Hidayat meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengawal program MBG yang belum menyasar sekolah madrasah hingga pesantren.
“Kemarin ketika kunjungan kami ke beberapa titik di Jakarta, madrasah baik negeri maupun swasta, apalagi pesantren atau sekolah keagamaan lainnya yang belum mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” tuturnya dalam Raker bersama Kemenag, di Ruang Rapat Komisi VIII, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/2).
Murid menikmati paket makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Sinduadi Timur, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Senin (13/1/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
“Jadi seperti yang kami sampaikan agar tidak terjadi penzaliman Prof (Nasaruddin) agar terjadi keadilan. Saya rasa program ini penting untuk dikawal oleh Kementerian Agama,” sambungnya.
Selain itu, Hidayat menyampaikan, masyarakat juga berharap agar Program MBG tetap menggunakan dana APBN. Bukan dana zakat seperti yang diusulkan Ketua DPD Sultan B Najamuddin.
ADVERTISEMENT
“Mereka berharap agar program ini dapat terlaksanakan secara adil, menyeluruh. Sekali lagi agar program ini mempergunakan apa yang sudah diprogramkan pemerintah yaitu APBN, karena tidak mengganggu dana zakat,” pungkas dia.