Karyawan Tesla Punya "Panic Room' untuk Antisipasi Kerusuhan

5 April 2025 9:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto udara menunjukkan kendaraan Tesla yang hangus setelah kebakaran di dealer Tesla yang menghancurkan kendaraan, di Roma, Italia, Senin (31/3/2025). Foto: Yara Nardi/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara menunjukkan kendaraan Tesla yang hangus setelah kebakaran di dealer Tesla yang menghancurkan kendaraan, di Roma, Italia, Senin (31/3/2025). Foto: Yara Nardi/REUTERS
ADVERTISEMENT
Demo besar-besaran terjadi di beberapa showroom Tesla di Amerika Serikat hingga Eropa. Warga Amerika Serikat menuntut Elon Musk untuk mundur dari jabatannya sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) di pemerintahan Donald Trump.
ADVERTISEMENT
Carscoops melaporkan, beberapa sumber mengungkapkan bahwa Tesla sudah menyiapkan ‘panic room’ untuk melindungi pegawai mereka.
Bahkan ruangan tersebut sudah dirancang untuk melindungi pegawai dari serangan masyarakat yang melakukan vandalisme.
Ruangan tersebut kabarnya sudah ada sebelum memanasnya gelombang serangan terhadap Elon Musk di Amerika Serikat. Ruangan tersebut bisa digunakan oleh pegawai yang tidak sempat melarikan diri bila terjadi serangan di area showroom Tesla.
Fakta tersebut terkuak dari bocornya dokumen internal Tesla yang jatuh ke tangan surat kabar Jerman Handelsblatt. Laporan yang berjudul “Security for Managers: Threats and Aggression Against Your Team” berisi beberapa detail menarik terkait perhatian Tesla terhadap pegawai mereka.
Warga gelar unjuk rasa terkait peran Elon Musk di pemerintahan Presiden AS Donald Trump, di luar dealer Tesla di Palo Alto, California, AS 5 Maret 2025. Foto: REUTERS/Carlos Barria
“Karyawan pusat layanan atau ruang pamer mungkin khawatir akan keselamatan mereka karena adanya pelanggan yang melakukan kekerasan atau pihak luar lainnya," kata isi dokumen tersebut.
ADVERTISEMENT
Selain itu, dokumen tersebut juga memaparkan Tesla sudah memodifikasi beberapa showroom-nya dengan akses khusus untuk karyawan menuju ke ruangan yang sudah disiapkan bila terjadi kerusuhan.
Namun, tidak ada keterangan lebih rinci yang mengungkapkan showroom mana saja yang memiliki panic room serta berapa total ruangan yang disediakan oleh Tesla.
Foto udara menunjukkan kendaraan Tesla yang hangus setelah kebakaran di dealer Tesla yang menghancurkan kendaraan, di Roma, Italia, Senin (31/3/2025). Foto: Yara Nardi/REUTERS
Pastinya, dokumen yang bocor ini sudah ada sebelum tahun 2025. Artinya Tesla sudah menyiapkannya jauh sebelum ada gelombang kekerasan terhadap Tesla.
Sejumlah mobil Tesla, showroom, hingga fasilitas seperti stasiun pengisian daya milik Tesla menjadi sasaran demonstran.
Bahkan, gelombang kemarahan ini juga terjadi di beberapa negara lain. Mereka sempat menembaki mobil Tesla hingga membakarnya, imbasnya beberapa pelaku didakwa dengan tindak pidana vandalisme dan terorisme.
ADVERTISEMENT
******
kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 akan digelar pada Selasa, 6 Mei 2025, di MGP Space, SCBD Park.
Mengusung tema “Sinergi Menuju Industri Otomotif Berkelanjutan,” forum diskusi ini menghadirkan para pemangku kepentingan, termasuk pemimpin industri, profesional, dan perwakilan pemerintah, untuk berdiskusi serta berbagi wawasan mengenai masa depan industri otomotif berkelanjutan.
Nantikan infonya di kumparan!