Mudik Lancar via Tol, Pastikan Saldo Uang Elektronik Cukup

27 Maret 2025 9:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan roda empat melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/4/2024). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan roda empat melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/4/2024). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Sejak secara bertahap mulai tersambung, mudik menggunakan kendaraan pribadi via jalan tol kian jadi primadona. Namun perlu diketahui, ada beberapa ruas yang menerapkan sistem tertutup alias hanya bisa menggunakan satu kartu uang elektronik per kendaraan.
ADVERTISEMENT
Sistem ini paling umum dijumpai pada ruas tol di Trans Jawa dan Sumatera. Mengutip PT Jasa Marga (Persero), sederhananya mekanisme ini hanya mengizinkan satu kartu uang elektronik yang sama dari gerbang tol awal masuk hingga gerbang tol keluar.
Bagaimana jika pengguna menempelkan kartu berbeda saat keluar di gerbang tol dengan sistem ruas tol tertutup ini?
Mengacu PP No. 23 Tahun 2024 pada Pasal 105 ayat 3, pengguna yang menggunakan kartu uang elektronik yang berbeda bisa dikenakan denda.
Pengendara roda empat melakukan pembayaran tol non-tunai saat memasuki di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2024). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
Pada saat sistem teknologi nontunai nirsentuh nirhenti belum diterapkan dan gardu tol keluar tidak dapat membaca atau mendeteksi asal gerbang pengguna jalan tol, terhadap pengguna jalan tol dikenakan denda sebesar dua kali tarif tol jarak terjauh pada satu ruas jalan tol atau sekelompok ruas jalan tol dengan sistem tarif total jarak tempuh kepada Badan Usaha.
ADVERTISEMENT
Jalan tol dengan sistem tertutup paling dekat dari Jakarta adalah ruas Cikampek-Purwakarta-Padalarang atau Cipularang ke arah timur Pulau Jawa dan ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran untuk arah pulau Sumatera. Berikut daftar ruas tol sistem tertutup di Indonesia.
Maka dari itu, pengguna kendaraan yang hendak melintasi ruas tol di atas harap mempersiapkan kartu uang elektronik dengan saldo yang cukup, jauh sebelum tiba di gerbang tol sistem tertutup. Pasalnya, sisa saldo tidak akan ditampilkan ketika mulai tap in di gerbang awal.
ADVERTISEMENT
Itu bisa menjadi salah satu penanda bahwa Anda akan masuk ke ruas jalan tol dengan sistem tertutup. Hal lainnya, terkadang tidak dijumpai daftar tarif golongan kendaraan ketika hendak melintas gerbang tol awal.
Pembelian dan pengecekan saldo dengan mudah bisa dilakukan lewat gawai yang telah dilengkapi fitur NFC (Near Field Communication) untuk membaca kartu uang elektronik menggunakan aplikasi pihak ketiga atau bank terkait yang mengeluarkan kartu tersebut.