Strategi Wuling Buka Pasar Mobil Listrik, Dorong Penjualan ABC Stories di Daerah

26 Maret 2025 17:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wuling New Cloud EV dan New Air ev tampil di IIMS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wuling New Cloud EV dan New Air ev tampil di IIMS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan
ADVERTISEMENT
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors Brian Gomgom membeberkan strategi pabrikan untuk membuka pasar mobil listrik di Indonesia. Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan jenama China itu adalah melakukan penetrasi pasar di luar kota-kota besar.
ADVERTISEMENT
“Kalau kita hanya fokus di Jabodetabek atau kota-kota besar, pasarnya tidak akan terbuka. Karena itu kami mendorong untuk masuk ke daerah-daerah,” kata Gomgom saat berbincang dengan kumparan.
Wuling, memiliki jajaran mobil listrik ABC Stories yang di dalamnya ada Wuling Air EV, Binguo, dan Cloud EV.
“Kami melihat potensi mobil listrik di daerah untuk memperbesar kontribusi market EV dan membuka pasar baru melalui varian produk yang kami punya. Kami akan lakukan kegiatan-kegiatan di luar Jawa,” kata Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors.
Pameran Wuling Motors di Mal Kota Kasablanka. Foto: dok. Wuling Motors
ABC Stories katanya, diterima baik oleh pasar Indonesia. Di mana Wuling juga berkontribusi terhadap peningkatan pasar mobil listrik secara keseluruhan dari kontribusi 1,7 persen menjadi 5 persen.
ADVERTISEMENT
“Kita melihat penerapan mobil listrik ini akan tumbuh signifikan. Wuling akan mempelajari untuk pengembangan produk baru menyesuaikan dengan kebutuhan market Indonesia,” imbuhnya.
Sementara itu ia mengungkap penjualan Wuling tumbuh dengan mencapai hampir 2.000 unit pada Februari dengan market share naik 1,1 persen.
Adapun Air EV mendominasi dengan kontribusi sebesar 23,1 persen dan Cloud EV 17,6 persen. Sementara Binguo EV mengambil porsi 10,9 persen.
Sementara itu, mengutip data Gaikindo, penjualan BEV sepanjang tahun 2024 mencapai 43.188 unit. Sementara Wuling melalui tiga produknya terjual 13.117 unit, torehan ini berada di posisi kedua mobil listrik terlaris setelah BYD yang menjual 15.000 unit tahun lalu.