Cuaca Ekstrem, Disbudpar Cianjur Larang Wisatawan Berenang di Pantai Selatan

3 April 2025 9:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wisatawan berfoto di kawasan wisata Pantai Cemara Cipanglay, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan berfoto di kawasan wisata Pantai Cemara Cipanglay, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melarang wisatawan untuk berenang di Pantai Selatan. Hal ini dilakukan karena cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sana, serta dapat membahayakan wisatawan.
ADVERTISEMENT
Menurut informasi BMKG, cuaca ekstrem dan gelombang tinggi masih berpotensi melanda Pantai Selatan Cianjur hingga April. Untuk itu, Kepala Disbudpar Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengimbau wisatawan untuk mewaspadai kondisi tersebut.
"Kondisi ini harus diwaspadai wisatawan. (Wisatawan diimbau) tidak berenang dan bermain air di pantai, karena dapat mengancam keselamatan," ujar Asep, seperti dikutip dari Antara.
Wisatawan mendirikan tenda di kawasan wisata Pantai Cemara Cipanglay, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
Lebih lanjut, Asep mengatakan bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata, TNI/Polri, dan BPBD Cianjur untuk menempatkan petugas di sepanjang Pantai Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk mengawasi dan mengimbau pengunjung, agar mematuhi larangan tidak berenang dan mendekati bibir pantai.
"Imbauan ini guna menghindari hal yang tidak diinginkan (seperti) wisatawan terbawa gelombang. Berbagai upaya antisipasi juga dilakukan, agar (wisatawan) dapat berwisata dengan aman dan nyaman," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Wisatawan berfoto di kawasan wisata Pantai Cemara Cipanglay, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
Sementara itu, Kepada BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, mengatakan bahwa saat libur Lebaran 2025, pihaknya menyiagakan 50 petugas dan relawan, untuk melakukan pengawasan, agar wisatawan tidak berenang dan bermain air di Pantai Selatan.
"Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi masih terjadi di Pantai Selatan Cianjur, sehingga dapat mengancam keselamatan wisatawan dan nelayan. Oleh karena itu, berbagai upaya antisipasi dilakukan, termasuk melarang nelayan untuk melaut sementara waktu," kata Asep.