Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Catatan Optimisme dari Pekan Mode New York Musim Gugur/Dingin 2025
14 Maret 2025 18:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
Pekan mode New York musim gugur/dingin 2025 yang berlangsung pada minggu pertama Februari lalu, terjadi tiga minggu paska Donald Trump dilantik. Kebijakan-kebijakan kontroversial sang presiden, tak ayal menyebarkan aura suram bagi para pelaku industri kreatif negara Paman Sam.
Untunglah, semburat cahaya optimis berhasil mengemuka: kelahiran kembali Calvin Klein Collection, koleksi viral Marc Jacobs, dan menguatnya nama-nama seperti Khaite dan Collina Strada. Mari simak lebih jauh apa dan siapa penyumbang cahaya optimis itu.
Reinkarnasi Calvin Klein Collection
Pemilihan Veronica Leoni, direktris kreatif baru yang isi curriculum vitae-nya adalah nama-nama Phoebe Philo, Jil Sander dan The Row, dipandang tepat untuk menghidupkan kembali estetika minimalis Calvin Klein. Sekilas pandang, eksekusi Veronica hanyalah kloning dari arsip karya sang pendiri. Siluet minimalis dan palet warna monokrom, hadir.
Serangkaian setelan formal berbahu tegas yang identik dengan gaya kantoran era 80an, datang juga. Namun, bagaimana dengan sensualitas yang juga DNA dari nama Calvin Klein? Para Gen X tak akan lupa gema kelahiran parfum cK One, yang menyebarkan kampanye sexy cool melalui wajah it model Kate Moss dan it boy masa itu, Mark Whalberg.
Bagi Leoni, sensualitas yang relevan, bukan lagi terbatas pada pertunjukan bagian tubuh. Seksi baginya adalah nyaman dengan seksualitas diri. “Bukan cuma tentang siluet, bukan hanya kulit yang terbuka, tapi tentang kepercayaan diri,” tegasnya.
Maka Leoni menerjemahkan sensualitas lewat mantel di mana belahan dada sedikit mengintip, mantel besar serupa selimut, gaun maksimalis berjuntai berlipit dan tumpukan syal gigantis.
Fantasi Fantastik
Karya-karya tiga perancang Marc Jacobs, Thom Browne, dan Raul Lopez untuk brand Luar, ramai jadi buah bibir dan sukses mengesankan pers, buyer, dan kreator konten global. Ketiga koleksi ini punya benang merah kekuatan yang sama: ide fantastik, eksekusi apik.
Marc Jacobs bermain di seputar proporsi. Celana dan rok digembungkan, ujung sepatu dipanjangkan. Thom Browne juga bermain di area yang sama, plus tabrak bahan. Satin halus berkilau, berpadu tweed yang gagah dan liat. Raul Lopez pun mengamini permainan proporsi, sembari mengolah aneka materi.
Intip Mereka!
Khaite, Fforme, Collina Strada dan Eckhaus Letta. Khaite yang digawangi oleh Catherine Holstein dan Fforme yang memiliki direktris kreatif baru Frances Howie, sama apiknya menyampaikan visi modern.
Sepanjang mata memandang, tidak ada satu pun koleksi musim gugur/dingin 2025 mereka yang tidak menarik. Tidak mengada-ngada, tapi jauh dari membosankan.
Di sisi yang lebih eksperimental, ada Eckhaus Latta dan Collina Strada. Eckhaus Latta didesain oleh Zoe Latta dan Mike Eckhaus yang penggemar berat rajutan dan seni kontemporer. Dua faktor tersebut konsisten mereka injeksikan.
Di sisi lain, Collina Strada adalah nama yang bersinonim dengan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan, politik, dan sosial. Sang pendiri dan desainernya, Hillary Taymour, berbicara tentang ide masyarakat matriarkat yang protektif untuk koleksi musim gugur/dingin 2025.
Cahaya Pemain Lama
Koleksi-koleksi Carolina Herrera, Michael Kors, Tory Burch, Prabal Gurung dan Altuzarra, masih ampuh menyalakan spirit berdandan.
Keanggunan, kisah klasik dan semangat kekinian, lengkap diwakili oleh kelima nama ini.
Anna Sui: Sang Legenda
Tiga dekade lebih ia berkarya dan kata pensiun masih jauh dari dirinya. Namanya semakin menyala akhir-akhir ini, akibat ulah gen z yang berlomba memburu dan mengoleksi karya- karya lawasnya. Koleksi musim gugur/dingin 2025nya tentu masih atraktif.
Anna terinspirasi oleh gaya para aktris di film-film komedi 1930an. Sentuhan kekiniannya adalah mengontraskan jenis bahan dan tipe motif pada satu gaya. Ia legendaris karena teguh pada konsep desain sekaligus lentur pada arus zaman.