Konten Media Partner

Pelabuhan Panjang Diusulkan sebagai Alternatif untuk Arus Balik Lebaran

2 April 2025 18:49 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung | Foto: Dok. Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung | Foto: Dok. Lampung Geh
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung mengusulkan kembali pemanfaatan Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan alternatif dalam menghadapi potensi lonjakan pemudik saat arus balik Lebaran 2025.
ADVERTISEMENT
Langkah ini diambil sebagai antisipasi jika terjadi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni, yang selama ini menjadi jalur utama penyebrangan dari Sumatera ke Jawa.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan, saat ini arus mudik di Pelabuhan Bakauheni masih dalam kondisi stabil dan lancar.
Namun, perhatian utama justru tertuju pada arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 7-8 April 2025.
“Di Provinsi Lampung, saat arus mudik, kami hanya menerima pemudik yang menuju Sumatera dari Jawa, dan sejauh ini berjalan lancar. Namun, arus balik membutuhkan perhatian lebih, terutama pada saat puncak arus balik. Oleh karena itu, kami kembali mengusulkan Pelabuhan Panjang sebagai alternatif jika terjadi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni,” ujar Bambang, pada Rabu (2/4).
ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan, usulan ini telah disampaikan kepada pihak terkait, termasuk pemerintah pusat dan operator pelabuhan.
Jika disetujui, Pelabuhan Panjang dapat digunakan untuk mengurai kepadatan kendaraan dan penumpang yang kembali menuju Pulau Jawa setelah libur Lebaran.
“Mudah-mudahan usulan pemerintah daerah ini bisa disetujui. Dengan demikian, jika terjadi stagnasi arus balik, Pelabuhan Panjang dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi beban Pelabuhan Bakauheni,” tambahnya.
Bambang juga menegaskan, pada arus mudik kali ini, Pelabuhan Panjang belum digunakan sebagai pelabuhan alternatif karena arus lalu lintas masih terkendali.
Namun, pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap mengaktifkan skema alternatif jika diperlukan.
“Sejauh ini arus mudik berjalan lancar. Tetapi nanti, jika ada indikasi kepadatan saat arus balik, kami akan segera mengupayakan penggunaan Pelabuhan Panjang,” pungkasnya. (Cha/Put)
ADVERTISEMENT