Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Pedagang Pasar Tanah Abang Sepi Pembeli, Ini Solusinya Menurut Pakar IPB
27 Maret 2025 9:19 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita IPB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Menjelang Lebaran tahun ini, para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengeluhkan penurunan jumlah pembeli jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Banyak pedagang yang merasa kecewa karena kondisi pasar tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Prof Dedi Budiman Hakim, menjelaskan bahwa fenomena tersebut merupakan dampak dari perubahan proses bisnis, di mana platform digital atau e-commerce semakin mendominasi pasar.
"Konsumen sekarang lebih memilih berbelanja secara online karena lebih mudah mencari produk yang diinginkan tanpa harus datang langsung ke pasar fisik," ucapnya.
Prof Dedi menambahkan, konsumen merasa lebih praktis belanja melalui e-commerce karena banyak pilihan produk, harga lebih murah, dan tidak memerlukan waktu yang banyak. Apalagi dengan program diskon dan bulan belanja online nasional, konsumen akan semakin tertarik belanja di e-commerce.
Fenomena penurunan pembeli di pasar tradisional juga tidak hanya terjadi pada produk pakaian, tetapi juga pada barang elektronik dan telepon seluler di pusat perbelanjaan.
ADVERTISEMENT
"Hal ini menjadi bukti nyata bahwa disrupsi teknologi telah mempengaruhi pola transaksi dan proses pemasaran. Perubahan pola belanja ini adalah dampak dari efisiensi yang dihasilkan oleh disrupsi teknologi dalam proses produksi dan pemasaran," ungkap Prof Dedi.
Untuk menghadapinya, Prof Dedi menekankan pola adaptasi bagi para pedagang.
Salah satu bentuk adaptasi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan pemasaran online, baik melalui media sosial atau platform e-commerce.
"Di platform e-commerce, pedagang dapat melihat persaingan pasar dan memantau jumlah transaksi yang terjadi di tenant pesaingnya," kata Prof Dedi. (dr)
Tentang Prof. Dr. Ir. Dedi Budiman Hakim, M.Ec
Prof. Dr. Ir. Dedi Budiman Hakim, M.Ec., adalah akademisi dan peneliti di bidang ekonomi pertanian dan perdagangan internasional yang saat ini menjabat sebagai dosen di Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University. Ia meraih gelar doktor di bidang Perdagangan Internasional dari Georg-August Universität Göttingen, Jerman, serta gelar magister di bidang Ekonomi Pertanian dari Massey University, Selandia Baru.
ADVERTISEMENT
Selain aktif mengajar dan meneliti, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB University serta Direktur International Center for Applied Finance and Economics (InterCAFE). Keahliannya meliputi integrasi ekonomi, kebijakan perdagangan, serta pasar pertanian, dengan berbagai publikasi dan keterlibatan dalam forum akademik serta kebijakan di tingkat nasional dan internasional.