Konten dari Pengguna

Hangatnya Momen Lebaran: Kebersamaan Keluarga dan Tradisi yang Tak Terlupakan

putri amelia
Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto, Ilmu Komunikasi
1 April 2025 9:56 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari putri amelia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Lebaran selalu jadi momen yang paling ditunggu setiap tahun. Setelah sebulan penuh berpuasa, hari kemenangan ini dimulai dengan Salat Ied di masjid atau lapangan. Suasana haru, bahagia, dan penuh kehangatan terasa di setiap sudut rumah saat keluarga berkumpul, saling bersalaman, dan melepas rindu.
Suasana sebelum salat Idulfitri di Masjid Baiturrahman, Desa Purwosari, Baturaden, Senin (31/03/25).
zoom-in-whitePerbesar
Suasana sebelum salat Idulfitri di Masjid Baiturrahman, Desa Purwosari, Baturaden, Senin (31/03/25).
Suasana setelah salat Idulfitri di Masjid Baiturrahman, Desa Purwosari, Baturaden, Senin (31/3/2025).
Salah satu tradisi yang selalu ada setiap Lebaran adalah saling memaafkan. Ucapan ‘Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin’ terdengar di mana-mana, dari keluarga hingga tetangga saat halal bihalal. Momen ini jadi waktu yang pas buat melupakan kesalahan masa lalu dan mempererat silaturahmi.
ADVERTISEMENT
Momen penuh haru wujud kasih sayang dan hormat anak meminta maaf kepada orang tua, Senin (31/03/25). (Foto: dok. pribadi)
Warga berkumpul untuk halal bihalal setelah salat Idulfitri di Desa Purwosari, Banyumas, Senin (31/3/2025). (Foto: dok. pribadi)
Lebaran juga nggak lengkap tanpa hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, rendang, bakso, dan aneka kue kering di meja makan. Aroma masakan khas Lebaran selalu bikin kangen, apalagi buat yang sudah lama nggak pulang kampung. Momen makan bersama keluarga jadi salah satu yang paling dinanti setiap tahunnya.
Suasana bahagia pas makan bareng, ngobrol sambil nikmatin hidangan lebaran momen yang selalu dikangenin setiap tahun, Senin (31/03/25) (Foto: dok. pribadi)
Salah satu tradisi Lebaran yang selalu ditunggu-tunggu adalah bagi-bagi uang Lebaran. Rasanya bahagia saat menerima amplop kecil dari orang tua, kakek-nenek, atau saudara yang lebih tua. Hal sederhana seperti ini bikin suasana Lebaran jadi makin hangat, seru, dan penuh kebahagiaan.
Senyum ceria setelah mendapatkan THR, Senin (31/03/25). (Foto: dok. pribadi)
Lebaran itu bukan cuma soal perayaan, tapi juga tentang kebersamaan, kehangatan, dan keluarga. Tradisi ini selalu ada setiap tahun, bikin kenangan yang nggak bakal terlupakan. Nggak ada yang lebih berharga dari kumpul bareng keluarga, ngerasain ketulusan, dan bahagia bareng.
ADVERTISEMENT