Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
2 Contoh Khutbah Jum'at Bulan Syawal Menyentuh Hati dan Berkesan
2 April 2025 14:54 WIB
·
waktu baca 4 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Khotbah adalah metode dakwah yang biasa disampaikan saat salat Jumat untuk menambah wawasan keislaman. Banyak tema yang bisa diangkat misalnya tentang bulan Syawal. Khatib bisa mencari referensi dari contoh khutbah Jum’at bulan Syawal menyentuh hati.
ADVERTISEMENT
Setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh, umat Islam berjumpa dengan bulan Syawal 2025. Karena itu, penting membahas tentang keutamaan bulan Syawal agar iman semakin meningkat.
Contoh Khutbah Jum’at Bulan Syawal Menyentuh Hati Pendengar
Mengutip dari buku Buku Panduan Khutbah Jum’at untuk Pemula, Irfan Maulana, (13), khotbah seni berbicara di hadapan banyak orang dengan tujuan menambah wawasan tentang ajaran Islam.
Khotbah disampaikan sesuai syariat Islam agar pesan yang dibicarakan bisa dipahami pendengar. Banyak tema khotbah yang bisa diangkat salah satunya keutamaan bulan Syawal. Di bawah ini ada dua contoh khutbah Jum’at bulan Syawal menyentuh hati.
Contoh 1
Meneruskan Ibadah di Bulan Ramadan
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Jamaah salat Jumat yang dirahmati Allah
Pada kesempatan kali ini mari kita manfaatkan untuk saling meningkatkan ketakwaan dengan menjalani perintah Allah Swt. Karena bekal sejati seorang muslim saat menghadap kepada Allah adalah iman takwa.
ADVERTISEMENT
Jamaah yang dirahmati Allah
Seperti yang diketahui bahwa kita sekarang sudah berada di bulan Syawal setelah menjalani ibadah Ramadan yang penuh berkah. Sebagaimana Allah mengistimewakan hari Jumat di antara hari lain, bulan Ramadan juga sangat istimewa di antara bulan yang lain.
Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melakukan banyak ibadah dan kebaikan karena Allah akan melipatgandakan pahala.
Selama bulan Ramadan sudahkah kita melakukan kebaikan seperti sedekah? Apakah kita ikhlas berbagi kekayaan untuk di luar kebutuhan kita?
Allah sudah berjanji akan memberikan kita pahala dan surga bagi yang menjalani ibadah di bulan Ramadan. Walaupun begitu, kita tetap harus meneruskan semangat beribadah tadi di bulan berikutnya termasuk Syawal.
Jamaah yang dirahmati Allah
ADVERTISEMENT
Bukan berarti Ramadan telah usai kita juga berhenti beribadah dan berbuat baik. Lanjutkan dan tingkatkan itu agar kita semakin dekat dengan Allah.
Demikian khotbah Jumat singkat kali ini semoga kita semua bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Contoh 2
Cara Menjaga Semangat Ibadah Setelah Ramadan
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberi nikmat iman dan sehat sehingga kita bisa berkumpul di hari yang istimewa ini.
Selawat serta salam tetap tercurahkan ke hadapan Nabi Muhammad saw beserta sahabat dan keluarganya yang sudah mengantar kita dari zaman kebodohan ke zaman penuh terang benderang.
Hadirin yang dirahmati Allah
Semangat meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah sebenarnya tergambar dari makna kata Syawal. Pada Bulan Syawal kita perlu melakukan introspeksi diri terhadap ibadah yang dilakukan selama Ramadan.
ADVERTISEMENT
Intropeksi diri bisa dilakukan dengan mengajukan pertanyaan seperti apakah kita sudah memiliki niat yang benar dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan? Pernahkah kita melanggar perintah dari Allah Swt?
Jawaban atas pertanyaan di atas bisa dijadikan motivasi untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. Selain itu bisa juga dengan mujahadah yaitu mempertahankan tren positif di bulan Ramadan.
Kita harus meneruskan kebiasaan baik yang dilakukan di bulan Ramadan di bulan Syawal. Tentu saja tidak mudah karena ada cobaan dari lingkungan dan diri kita sendiri. Karena itu, kita harus memiliki tekad kuat agar bisa menghadapi hambatan itu.
Hadirin yang dirahmati Allah
Allah akan memberikan motivasi pada orang yang bersungguh-sungguh berada di jalan yang benar.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya cara terakhir adalah muraqabah yaitu mendekatkan diri kepada Allah dengan memunculkan perasaan bahwa Allah selalu mengawasi di mana kita berada.
Kita harus yakin bahwa Allah Swt tahu semua hal yang kita lakukan walaupun manusia lain tidak mengetahuinya. Dengan begitu, kita bisa fokus terus berbuat baik dengan mengharap rida-Nya.
Demikian khotbah Jumat yang bisa saya sampaikan semoga kita termasuk ke barisan orang-orang yang diridai Allah Swt. Amin. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Dua contoh khutbah Jum’at bulan Syawal menyentuh hati bisa disampaikan ke umat Islam agar bisa melanjutkan semangat ibadahnya di bulan Ramadan. (GTA)