Konten dari Pengguna

6 Hari yang Dilarang untuk Mengganti Puasa Ramadhan Berdasarkan Hadis

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
2 April 2025 11:45 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi hari yang dilarang untuk mengganti puasa ramadhan. Sumber: Zak Chapman/pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hari yang dilarang untuk mengganti puasa ramadhan. Sumber: Zak Chapman/pexels
ADVERTISEMENT
Hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan harus diperhatikan oleh orang yang memiliki hutang puasa wajib di bulan Ramadan. Puasa qada atau pengganti tidak dapat di lakukan di semua waktu.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII, Ahmad Ahyar dan ‎Ahmad Najibullah, (2019:80), perintah qada puasa Ramadan yang ditinggalkan hukumnya wajib. Perintah ini berlaku bagi umat Islam yang mampu berpuasa, tetapi terhalang karena berbagai alasan.

6 Hari yang Dilarang untuk Mengganti Puasa Ramadhan Berdasarkan Sunah

Ilustrasi hari yang dilarang untuk mengganti puasa ramadhan. Sumber: Thirdman/pexels
Seseorang boleh meninggalkan puasa Ramadan dengan alasan tertentu seperti sakit, sedang dalam perjalanan, dan wanita yang sedang haid atau nifas. Namun, ada kewajiban mengganti puasa yang ditinggalkan.
Berikut ini adalah hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan.

1. Hari Raya Idulfitri

Hari Raya Idulfitri dirayakan tangal 1 Syawal, setelah kaum muslimin melaksanakan puasa Ramadan. Idulfitri merupakan momen perayaan hari istimewa setelah sebulan penuh berpuasa.
Itulah mengapa, pada hari itu dilarang berpuasa sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis.
ADVERTISEMENT

2. Hari Raya Iduladha

Dasar hukumnya adalah hadis Rasulullah Saw tentang larangan melaksanakan puasa pada dua hari raya, yaitu Idulfitri dan Iduladha. Hari Raya Iduladha jatuh pada tanggal 10 Zulhijjah. Pada hari ini, selain diharamkan berpuasa, umat Islam disunahkan melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

3. Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

Hari Tasyrik masih ada dalam suasana perayaan Iduladha. Dalam tiga hari tersebut masih bisa melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Larangan berpuasa berdasarkan hadis yang berbunyi "Sesungguhnya hari itu (tasyrik) adalah hari makan, minum dan zikrullah" (HR Muslim).

4. Hari Jumat

Larangan berpuasa hari Jumat adalah jika puasa ini tanpa didahului dengan hari sebelum atau sesudahnya, hanya berpuasa pada hari Jumat saja. Namun, jika merupakan rangkaian puasa, seperti puasa Ayamul bidh (tiga hari setiap bulan), atau bagian dari puasa Daud, maka hal itu diperbolehkan.
ADVERTISEMENT

5. Hari Syak (Hari yang Terdapat Keraguan di Dalamnya)

Yang dimaksud dengan hari syak adalah tanggal 30 Syakban. Jika pada hari itu masih terdapat keraguan tentang adanya hilal (bulan) sebagai tanda tibanya bulan Ramadan, maka sebagian ulama melarang umat Islam berpuasa. Puasa baru dilaksanakan jika jelas terlihat bulan baru.

6. Hari-Hari di Bulan Ramadan

Pada bulan Ramadan dilaksanakan puasa wajib selama satu bulan penuh. Sehingga tidak mungkin waktu berpuasa ini digunakan untuk melaksanakan qada puasa Ramadan.
Mengganti puasa Ramadan merupakan sebuah kewajiban, tapi terdapat hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan. Umat Islam bisa melaksanakan qada puasa sepanjang tahun sebelum datangnya Ramadan berikutnya, kecuali pada 6 hari yang dilarang berpuasa. (STA)