Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Kenapa Banyak Orang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya
2 April 2025 14:34 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Kenapa banyak orang menikah di bulan Syawal? Bulan Syawal identik dengan perayaan Idulfitri. Selain itu, bulan Syawal juga identik dengan bulan pernikahan. Banyak pasangan muslim yang melangsungkan pernikahan di bulan ini.
ADVERTISEMENT
Bulan Syawal adalah bulan kesepuluh dalam kalender Hijriah. Bulan ini adalah bulan yang istimewa, Idulfitri dirayakan setiap 1 Syawal. Di bulan ini pula, terjadi berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Penjelasan Penyebab Kenapa Banyak Orang Menikah di Bulan Syawal
Kenapa banyak orang menikah di bulan Syawal? Saat bulan Syawal tiba, tidak hanya undangan halal bihalal yang terus berdatangan, tetapi juga undangan pernikahan. Mengapa demikian?
Bulan Syawal merupakan bulan kemenangan bagi umat muslim setelah sebulan penuh berpuasa dan banyak peristiwa bersejarah dalam Islam terjadi di bulan Syawal. Menikah di bulan ini akan menjadi momen yang sangat berharga bagi pasangan muslim.
Di samping itu, ada alasan lain yang menyebabkan banyak pasangan muslim menikah di bulan Syawal. Menurut artikel Alasan Mengapa Bulan Syawal Dianjurkan Menikah oleh Dian Ramadhan dalam situs lampung.nu.or.id, Syawal dikenal sebagai bulan yang dianjurkan untuk menikah.
ADVERTISEMENT
Alasan yang melatarbelakangi hal tersebut adalah pada zaman dahulu, orang-orang jahiliyah meyakini bulan Syawal adalah pantangan untuk menikah. Nabi Muhammad saw berusaha mematahkan keyakinan tersebut, beliau menikahi Aisyah r.a. di bulan Syawal.
Aisyah r.a. menceritakan:
"Rasulullah saw menikahiku pada bulan Syawal dan mengadakan malam pertama pada bulan Syawal. Istri Rasulullah mana yang lebih beruntung ketimbang diriku di sisi beliau?" (HR. Muslim)
Menurut buku Fikih Keseharian - Bahasa Arab, Bahasa Surga, hingga Siapa yang Memberikan Fatwa oleh Hafidz Muftisany (2021: 9), Imam Nawawi menjelaskan:
"Hadits ini mengandung anjuran untuk menikahkan, menikah, atau membangun rumah tangga di bulan Syawal. Para ulama kami (ulama Syafi'iyah) telah menegaskan anjuran tersebut dan berdalil dengan hadist ini.
ADVERTISEMENT
Ketika menceritakan hal ini, Aisyah r.a. bermaksud membantah apa yang diyakini masyarakat jahiliyah dan anggapan sebagian orang awam pada saat itu yang menyatakan bahwa menikah, menikahkan, dan membangun rumah tangga di bulan Syawal adalah makruh."
Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa anggapan bulan Syawal atau bulan lainnya tidak ada dasarnya dalam ajaran Islam. Jadi, sudah jelas bahwa terdpat anjuran untuk menikah di bulan Syawal.
Menikah di bulan Syawal dihitung sebagai pahala mengikuti sunah Rasulullah. Selain itu, berpahala pula karena mematahkan tahayul masyarakat jahiliyah.
Demikian alasan kenapa banyak orang menikah di bulan Syawal. Bagi umat muslim, bulan Syawal dapat dijadikan bulan yang baik untuk menikah. (IND)
ADVERTISEMENT