Konten dari Pengguna

Mengenal Haenyeo, Penyelam Wanita di Pulau Jeju, Korea

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
5 April 2025 16:49 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Haenyeo. Sumber: Pexels/John Cahil Rom
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Haenyeo. Sumber: Pexels/John Cahil Rom
ADVERTISEMENT
Haenyeo adalah salah satu profesi unik yang hanya ditemukan di Jeju, Korea Selatan. Profesi ini mulai banyak dikenal dalam drama Korea Welcome to Samdal-ri. Dalam drama Korea ini terdapat berbagai fakta menarik mengenai haenyeo.
ADVERTISEMENT
Pulau Jeju adalah pulau terbesar di Korea Selatan, terletak di barat daya Semenanjung Korea, di Laut Cina Timur. Pulau ini memiliki luas sekitar 1.849 kilometer persegi dan merupakan satu-satunya provinsi berotonomi khusus di negara tersebut. Ibu kota provinsi ini adalah Kota Jeju.

Mengenal Haenyeo

Ilustrasi Haenyeo. Sumber: Pexels/Emma Li
Mengutip buku Koreana - Summer 2014, The Korea Foundation (2014:38), haenyeo adalah nama yang dipakai untuk menyebut perempuan yang bekerja menyelam mencari hasil laut tanpa alat bantu pernapasan apapun. Haenyeo juga berarti wanita laut dalam bahasa Korea.
Saat naik ke permukaan, para haenyeo bernapas dengan mengeluarkan suara seperti siulan, disebut sumbi suri. Sumbi suri adalah teknik pernapasan khusus, bunyinya menjadi tanda untuk berkomunikasi dengan haenyeo yang lainnya.
ADVERTISEMENT
Haenyeo biasanya mengumpulkan hasil laut, seperti moluska, rumput laut, dan hewan laut lainnya. Perempuan penyelam ini dikenal karena semangat mandiri dan ketangguhannya yang mencerminkan struktur keluarga semi-matriarkal di Pulau Jeju, Korea Selatan.

Fakta Menarik Haenyeo

Ilustrasi Haenyeo. Sumber: Pexels/Nuhyil Ahammed
Seperti diketahui bahwa haenyeo adalah salah satu tradisi dan juga budaya yang ada di Jeju. Oleh karenanya, terdapat beberapa fakta menarik yang dapat juga diketahui mengenai penyelam wanita ini. Berikut beberapa fakta menarik tentang haenyeo.

1. Sejarah dan Perkembangan Haenyeo

Tradisi haenyeo diperkirakan telah ada sejak abad ke-17. Pada masa itu, banyak pria Jeju direkrut untuk militer atau meninggal saat melaut, sehingga wanita mengambil peran utama dalam mencari nafkah melalui menyelam. Seiring waktu, komunitas haenyeo berkembang menjadi simbol ketahanan dan kemandirian wanita Jeju.
ADVERTISEMENT

2. Pelatihan dan Teknik Menyelam

Wanita Jeju mulai berlatih menyelam sejak usia remaja awal. Pada usia pertengahan remaja, para wanita memulai debut sebagai haenyeo, dan pada akhir remaja, wanita-wanita ini menjadi penyelam berpengalaman dengan kekuatan ekonomi.
Haenyeo menyelam hingga kedalaman 10 meter tanpa menggunakan alat bantu pernapasan, menahan napas selama sekitar satu menit setiap kali menyelam, dan bekerja hingga tujuh jam sehari selama 90 hari dalam setahun.

3. Peran Sosial dan Budaya

Haenyeo memainkan peran penting dalam perekonomian keluarga dan komunitasnya, mencerminkan struktur sosial semi-matriarkal di Pulau Jeju. Haenyeo juga melestarikan pengetahuan tradisional tentang ekologi laut dan praktik berkelanjutan dalam memanen hasil laut.

4. Mendapatkan Pengakuan UNESCO

Pada tahun 2016, budaya haenyeo dari Pulau Jeju diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Pengakuan ini diberikan karena praktik menyelam tradisional yang dilakukan oleh para wanita haenyeo mencerminkan nilai-nilai komunitas, identitas budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
ADVERTISEMENT

5. Memiliki Struktur Sosial Unik

Haenyeo dikategorikan berdasarkan tingkat pengalaman menjadi tiga tingkatan, yang pertama adalah "sanggun" untuk yang paling berpengalaman, diikuti oleh "junggun" dan "hagun". Pembagian ini mencerminkan hierarki dan tingkat keahlian dalam komunitas haenyeo.

6. Menjadi Daya Tarik Wisata

Pulau Jeju memiliki Museum Haenyeo yang didedikasikan untuk mendokumentasikan dan memamerkan sejarah serta budaya haenyeo, memberikan wawasan mendalam kepada pengunjung tentang kehidupan para penyelam wanita ini.
Haenyeo adalah sebutan untuk penyelam wanita profesional dari Pulau Jeju, Korea Selatan. Haenyeo tidak hanya mencerminkan ketangguhan dan kemandirian wanita Jeju, tetapi juga menyoroti hubungan harmonis antara manusia dan laut serta pentingnya pelestarian budaya dalam menghadapi perubahan zaman. (BAI)