Konten dari Pengguna

Puasa Syawal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Panduannya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
3 April 2025 11:06 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi puasa Syawal sebaiknya dilakukan kapan. Sumber : Pixabay/Konevi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puasa Syawal sebaiknya dilakukan kapan. Sumber : Pixabay/Konevi
ADVERTISEMENT
Setelah umat muslim di seluruh dunia menjalankan kewajiban untuk berpuasa di bulan Ramadan, umat Islam disarankan untuk lanjut menjalankan ibadah puasa Syawal. Namun puasa Syawal sebaiknya dilakukan kapan?
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Panduan Ibadah Puasa Wajib dan Sunah, Ahmad Sarwat (2019:45) hal-hal yang membatalkan puasa terbagi menjadi dua. Pertama yang mewajibkan qada (kewajiban mengerjakan suatu perintah agama). Kedua yang mengharuskan adanya qada dan karafah (denda bagi yang melanggar).

Puasa Syawal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Hukum dan Tata Caranya

Ilustrasi puasa Syawal sebaiknya dilakukan kapan. Sumber : Pixabay/Jufrider
Puasa Syawal adalah sebuah amalan sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, datang setelah berakhirnya bulan Ramadan.
Namun puasa Syawal sebaiknya dilakukan kapan? Puasa ini dimulai pada tanggal 2 Syawal atau setelah merayakan Idulfitri. Puasa Syawal secara idealnya dikerjakan selama enam hari berturut-turut segera setelah Hari Raya Idulfitri, yakni mulai dari tanggal 2 hingga 7 Syawal.
Rasulullah saw memberikan penjelasan yang jelas mengenai masalah ini dalam haditsnya. Beliau menyampaikan bahwa seseorang yang telah menjalani puasa selama bulan Ramadan dan kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, akan mendapatkan pahala yang luar biasa, setara dengan puasa sepanjang tahun atau satu tahun penuh.
ADVERTISEMENT
Rasulullah saw bersabda :
Namun demikian, meskipun tidak dilakukan secara berturut-turut, puasa Syawal masih memberikan keutamaan yang besar kepada orang yang melakukannya di luar tanggal tersebut yaitu seolah-olah menjalani puasa wajib setahun penuh.
Oleh karena itu, seorang muslim diberi kebebasan untuk menentukan jadwal puasa Syawal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Sebagai contoh, mereka dapat memilih untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis, atau mengikuti puasa ayyamul bidl (13, 14, 15 setiap bulan hijriah), dan mereka masih akan mendapatkan keutamaan puasa Syawal.
Hal ini karena tujuan dari perintah puasa rawatib itu adalah untuk menjalankan puasa itu sendiri, terlepas dari niat puasa yang spesifik (Syekh Ibnu Hajar al-Haitami, Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj).
ADVERTISEMENT
Tata cara puasa sunah Syawal mirip dengan puasa pada umumnya, di mana seseorang menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun niat puasa yang dibacakan adalah sebagai berikut :
Dan apabila lupa niat pada malam harinya, boleh membaca niat pada siang harinya. Berikut bacaannya :
Semoga setelah membaca pemaparan di atas umat muslim dapat memahami puasa Syawal sebaiknya dilakukan kapan. (EA)
ADVERTISEMENT