Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Rincian Kuota SPPI Batch 3 Setiap Provinsi di Indonesia
6 Maret 2025 11:40 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) batch 3 tahun 2025 telah dibuka oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Program tersebut diperuntukan bagi lulusan D4, S1 dan S2 semua jurusan dengan kuota SPPI batch 3 yang luar biasa banyak.
ADVERTISEMENT
Program SPPI Batch 3 mencetak generasi yang memiliki kemampuan akademis unggul serta semangat dedikasi tinggi dalam membangun bangsa. Lulusan program SPPI diharapkan bisa menghadapi berbagai tantangan kompleks melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.
Rincian Kuota SPPI Batch 3 Setiap Provinsi di Indonesia yang Penting Diketahui Calon Pelamar
Pendaftaran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI batch 3 telah dibuka sejak Jumat, 27 Desember 2024 dengan total kuota yang disediakan mencapai 30.000 peserta. Rencananya pendaftaran SPPI batch 3 akan dibuka hingga Sabtu, 15 Maret 2025.
SPPI merupakan salah satu program Kemenhan. Dikutip dalam website resmi spp-indonesia.com SPPI merupakan program penyiapan SDM yang menjadi pendukung dalam menghadapi tantangan kompleks bangsa dengan cara inovatif dan berkelanjutan guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
Pada batch ke-3 ini, lulusan SPPI akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara pada instansi Badan Gizi Nasional yang mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dimulai 6 Januari 2025.
Adapun kuota SPPI batch 3 tiap provinsi di Indonesia yaitu:
ADVERTISEMENT
Dari rincian kuota SPPI batch 3 setiap provinsi di Indonesia di atas dapat diketahui bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan kuota peserta terbanyak, yaitu 4.982 orang. Sebaliknya Kalimantan Utara memiliki kuota paling sedikit, yaitu 114 peserta. (MRZ)