Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk pada Kelapa Sawit

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
7 Maret 2025 21:10 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk pada Kelapa Sawit, Pexels/Francisco Fernández
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk pada Kelapa Sawit, Pexels/Francisco Fernández
ADVERTISEMENT
Cara mengatasi hama kumbang tanduk pada kelapa sawit menjadi perhatian penting bagi para petani untuk menjaga produktivitas kebun. Hama ini dikenal merusak tanaman dengan menyerang titik tumbuh, sehingga dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi hasil panen.
ADVERTISEMENT
Jika tidak ditangani dengan baik, serangan kumbang tanduk dapat menyebabkan kerusakan serius dan menurunkan kualitas produksi kelapa sawit. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pengendalian yang efektif agar tanaman tetap sehat dan hasil panen tetap optimal

Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk pada Kelapa Sawit

Ilustrasi Cara Mengatasi Hama Kumbang Tanduk pada Kelapa Sawit, Pexels/Clément GADO
Mengutip dari ditjenbun.pertanian.go.id, berikut adalah cara mengatasi hama kumbang tanduk pada kelapa sawit.

1. Pengendalian Kultur Teknis

Menanam tanaman penutup tanah seperti Mucuna bracteata dapat menekan pertumbuhan gulma dan mengurangi tempat berkembang biak kumbang tanduk.
Tanaman ini juga membantu meningkatkan kesuburan tanah serta menyediakan habitat bagi musuh alami hama. Selain itu, kebersihan kebun harus selalu dijaga dengan membersihkan sisa-sisa pelepah yang membusuk.

2. Pengendalian Fisik dan Mekanis

Mengumpulkan kumbang dewasa secara rutin dapat menekan populasi hama secara efektif. Selain itu, membongkar tumpukan batang kelapa sawit yang membusuk mencegah kumbang bertelur dan berkembang biak. Proses ini harus dilakukan secara berkala, terutama di area perkebunan yang baru diremajakan.
ADVERTISEMENT

3. Penggunaan Perangkap Feromon

Feromon ethyl-4-methyloctanoat digunakan untuk menarik kumbang dewasa ke dalam perangkap. Perangkap ini dipasang dengan dosis satu sachet per hektar dan mampu bertahan selama dua bulan. Metode ini efektif dalam mengendalikan populasi kumbang tanpa merusak lingkungan.

4. Pengendalian Hayati

Jamur Metarhizium anisopliae mampu menginfeksi dan membunuh larva kumbang tanduk secara alami. Aplikasi jamur ini pada tumpukan bahan organik membantu mengurangi populasi hama secara signifikan. Cara ini lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan insektisida kimia.

5. Penggunaan Insektisida Sistemik

Pemberian insektisida sistemik dilakukan dengan mengebor batang kelapa sawit dan memasukkan insektisida ke dalamnya. Metode ini memungkinkan zat aktif menyebar ke seluruh tanaman dan melindunginya dari serangan kumbang. Penggunaan harus dilakukan dengan dosis yang tepat agar tidak merusak tanaman.

6. Pemberian Garam pada Pucuk Pohon

Menempatkan garam kasar di pucuk tanaman dapat membantu mengendalikan hama kumbang tanduk. Saat terkena air hujan, garam akan larut dan mengalir ke bagian pucuk, menciptakan kondisi yang tidak disukai oleh hama. Cara ini cukup efektif dan ekonomis dalam menjaga kesehatan tanaman.
ADVERTISEMENT
Itulah penjelasan mengenai cara mengatasi hama kumbang tanduk pada kelapa sawit. (Sila)