Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Cara Mengolah Sisa Makanan Lebaran dengan Aman dan Tepat
1 April 2025 12:52 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Lebaran identik dengan hidangan yang melimpah, mulai dari opor ayam hingga kue kering. Agar tetap aman dikonsumsi, cara mengolah sisa makanan lebaran perlu diterapkan dengan cara yang tepat.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari nu.or.id, hari kemenangan umat Islam yang penuh keberkahan ini, sering kali makanan yang tersisa cukup banyak dan sangat sayang jika terbuang.
Cara Mengolah Sisa Makanan Lebaran
Untuk menghindari makanan Lebaran terbuang, di bawah ini ada cara mengolah sisa makanan lebaran dengan aman dan tepat.
1. Simpan dengan Benar
Langkah pertama untuk menjaga keamanan makanan adalah menyimpannya dengan benar. Pastikan makanan yang sudah matang tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam.
Gunakan wadah kedap udara sebelum menyimpannya di kulkas atau freezer. Untuk makanan berkuah seperti rendang atau opor, masukkan dalam porsi kecil agar lebih mudah saat dipanaskan kembali.
2. Perhatikan Suhu Penyimpanan
Makanan yang disimpan di kulkas sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 2–3 hari, sedangkan makanan yang disimpan di freezer bisa bertahan hingga beberapa minggu.
ADVERTISEMENT
Pastikan suhu kulkas di bawah 4°C dan freezer di bawah -18°C untuk menjaga kualitas makanan.
3. Panaskan dengan Benar
Sebelum mengonsumsi makanan sisa, pastikan untuk memanaskannya dengan suhu yang cukup agar bakteri berbahaya mati.
Panaskan makanan hingga suhu internal mencapai 75°C. Untuk makanan berkuah, aduk secara merata saat pemanasan agar panas tersebar dengan baik.
4. Kreasikan Menu Baru
Agar tidak bosan, sisa makanan bisa diolah menjadi hidangan baru. Misalnya:
5. Perhatikan Tanda Kerusakan
Sebelum mengonsumsi makanan sisa, selalu periksa tanda-tanda kerusakan seperti bau tidak sedap, perubahan warna, atau tekstur yang berlendir.
Jika terdapat tanda-tanda tersebut, sebaiknya buang makanan untuk menghindari risiko keracunan.
ADVERTISEMENT
6. Hindari Pemanasan Berulang
Setiap kali memanaskan makanan, kualitasnya akan menurun. Oleh karena itu, ambil porsi yang dibutuhkan saja dan hindari memanaskan makanan berkali-kali.
Dengan menerapkan cara mengolah sisa makanan lebaran di atas, meskipun makanan sisa lebaran tetap aman dikonsumsi dan bahkan diolah menjadi hidangan baru yang lezat. (Aya)